Kemarau yang melanda Sultra menyebabkan lahan persawahan kering. Tampak tanaman padi petani di Kolaka mengalami puso. Foto: Zulfadly/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Kolaka berdampak pada produktivitas pertanian. Akibat kemarau tersebut sejumlah areal persawahan di Bumi Mekongga tidak dapat dipanen atay puso. Berdasarkan data dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kolaka, di tahun 2019 hingga November ini tercatat 189 hektar sawah yang mengalami puso kekeringan.

“189 hektar sawah yang mengalami puso kekeringan itu tersebar di empat kecamatan. Rinciannya, 58 hektar di Kecamatan Watubangga, 95 hektar di Kecamatan Polinggona, 30 hektar di Kecamatan Tanggetada, dan 6 hektar di Kecamatan Wundulako,” ungkap Koordinator Pengamat Hama Penyakit Tanaman Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kolaka, Tahir saat ditemui Kamis (14/11) kemarin.

Laman: 1 2