KENDARIPOS.CO.ID — Kelas Industri merupakan salah satu program pemerintah, guna mengurangi pengangguran yang selama ini masih didominasi oleh lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Lulusan SMK saat ini, menjadi penyumbang terbesar tingginya jumlah pengangguran yang ada di Indonesia, termasuk di Sultra.

Siswa Jurusan Kelas Industri SMKN 1 Kendari, saat mengikuti proses pembelajaran di kelasnya, Selasa (19/11).

Hal ini terlihat dari data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang menerangkan bahwa penggangguran di Sultra saat ini didominasi oleh SMK. Menyikapi hal itu, Kepala SMKN 1 Kendari, Ali Koua, mengungkapkan Presiden RI telah mengeluarkan satu instruksi pada beberapa provinsi, untuk mengembangkan SMK sesuai kebutuhan pasar kerja sehingg alumninya sudah harus disiapkan untuk memasuki dunia industri. “Salah satu programnya itu adalah kelas industri. Ini adalah kelas yang kurikulumnya disusun bersama dengan dunia usaha industri kemudian mereka juga kita harapkan menjadi guru tamu di kelas yang bersangkutan tersebut,” ungkapnya, Selasa (19/11).

Selain itu, guru dimungkinkan untuk dimagangkan pada dunia usaha industri, agar ada keselarasan antara kondisi yang ada di industri dengan ajarkan kepada siswa. Karena selama ini guru hanya mengajarkan teori serta praktiknya tetapi mereka tidak tahu persis tentang kondisi yang ada di dunia usaha dan industri. “Makanya dengan program ini, guru kita magangkan kemudian dari industri juga kita panggil untuk mengajar. Sehingga ketika para siswa ini selesai, mereka sudah memiliki pengetahuan tentang dunia usaha industri. Selain itu juga mereka sudah paham bawah sebetul tentang apa yang harus dibutuhkan oleh di dunia usaha dan industri, dengan begitu mereka bisa mampu berkompetensi di dunia usaha dan industri,” ujarnya.

Laman: 1 2