Istilah Radikalisme Diubah jadi Manipulator Agama – Kendari Pos
Nasional

Istilah Radikalisme Diubah jadi Manipulator Agama

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid (dua dari kanan) saat menghadiri acara gerak jalan kerukunan di depan kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Minggu (3/11).

KENDARIPOS.CO.ID — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengusulkan narasi radikalisme agar diubah menjadi manipulator agama. Hal ini sebagai upaya serius untuk mencegah meluasnya aksi radikalisme. Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid tak mempermasalahkan perubahan tersebut. Ia pun mendukung langkah Presiden Jokowi dalam menghilangkan segala potensi pemecah belah bangsa.

“Semangat Bapak Presiden memahami agama itu dalam konteks yang benar. Karena benar, agama itu hadir untuk memberikan kedamaian,” kata Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid saat menghadiri acara gerak jalan kerukunan di depan kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Minggu (3/11).

Zainut menyatakan, radikalisme tidak ada korelasinya sama sekali dengan ajaran agama. Justru, agamalah yang memandu manusia untuk hidup dalam ketentraman, kedamaian, dan menyatukan seluruh manusia. “Agama hadir untuk memberikan kasih sayang, agama hadir untuk mempersatukan kita, bukan memecah belah kita,” jelasnya.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy