Industri Mamin Diproyeksi Hanya 8 Persen – Kendari Pos
Ekonomi & Bisnis

Industri Mamin Diproyeksi Hanya 8 Persen

KENDARIPOS.CO.ID — Tertahan oleh penurunan konsumsi kelas menengah ke bawah, target pertumbuhan industri makanan dan minuman (mamin) sampai akhir 2019 ikut terkoreksi. Industri mamin diproyeksi hanya akan menyentuh angka pertumbuhan 8 persen dari target semula 9 persen. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan, industri mamin sepanjang Januari sampai September hanya tumbuh 7,9 persen. “Pelaku industri menahan investasi pada semester satu 2019. Alhasil, pertumbuhan pada semester satu 2019 rendah,” ujar Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Abdul Rochim, kemarin.
Rochim berharap industri mamin dapat tumbuh 8 persen secara tahunan. Walaupun target tahun ini turun, Rochim mengungkapkan, angka tersebut masih lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi nasional dan manufaktur. Ketua Umum GAPMMI Adhi S. Lukman juga berharap produksi industri mamin dapat tumbuh 8 persen secara tahunan, lebih rendah daripada target sebelumnya 9 persen. “Sampai semester satu, pertumbuhan industri mamin 7,4 persen. Ekonomi global makin memburuk, makanya target terkoreksi,” jelasnya.
Sebagai salah satu upaya untuk kembali menggairahkan pasar, Indonesia siap unjuk gigi di pameran berskala internasional makanan, minuman, jasa boga, hotel, restoran dan kafe, serta bakery. Sementara itu, persaingan industri kafe dan restoran yang kian ketat membuat pengusaha food & beverage harus memutar otak agar tidak kalah dengan kompetitor. Salah satu cara yang dinilai ampuh untuk mengembangkan bisnis kafe saat ini adalah kolaborasi. (jpg)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy