KENDARIPOS.CO.ID — Membangun jembatan Baruta yang menghubungkan Kabupaten Muna dan Buton sudah digaungkan Gubernur Sultra, Ali Mazi sejak periode pertama. Itu artinya sejak 11 tahun lalu, warga Muna dan Buton sudah menanti realisasi dari ide besar sang gubernur. Hanya saja, hingga saat ini sumber pembiayaan pembangunan jembatan itu belum juga terakomodir dalam dokumen keuangan. Baik dalam postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) tahun 2020.

Padahal tim teknis daerah maupun pusat sudah beberapa kali meninjau langsung lokasi jembatan Baruta. Meski begitu, Ali Mazi belum patah arang. Dia masih optimistis ide besarnya itu bakal dibangun. “Saya optimistis. Tahun depan sudah ada pekerjaan yang menandai dimulainya pembangunan jembatan itu,” jawaban Ali Mazi saat ditanya soal realisasi rencana pembangunan jembatan Baruta, Senin (11/11).

Ilustrasi jembatan diatas laut

Ali Mazi tidak menjawab detail soal anggaran pembangunan masuk dalam APBD atau APBN 2020. Dia hanya menunjukan keyakinannya jika proyek itu bukan hoaks. “Pokoknya tunggu saja, kalau Allah SWT mengizinkan, secepatnya (dibangun). Makanya masyarakat harus ikut mendoakan,” ungkapnya. Keyakinan Gubernur Ali Mazi itu didasari oleh komitmen kementerian dan DPR RI yang punya visi yang sama yakni pembangunan infrastruktur penunjang perekonomian daerah. “Anggarannya nanti kita hitung-hitung dulu. Kita sampaikan ke media massa kalau sudah ada. Biar masyarakat tahu kalau kita bekerja siang malam untuk mereka,” tambahnya.

Terpisah Plt. Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga Provinsi Sultra, Abdul Rahim mengaku belum bisa memberikan kepastian kapan jembatan sepanjang 700 meter itu direalisasikan. Tahun 2020, kata dia belum diputuskan adanya anggaran fisik dalam APBN untuk jembatan Baruta. “Tahun 2020 itu baru review Detail Engineering Design (DED) dulu,” ujarnya. Jika review itu berjalan lancar dan semua sudah memenuhi syarat maka besar peluang pembangunan akan dimulai pada tahun 2021. “Iya (2021,red) baru mulai. Yang jelas DED dulu,” tutupnya. Untuk diketahui, pembangunan jembatan Baruta butuh biaya yang tak sedikit. Bahkan bisa mencapai angka Rp 3 triliun lebih. (lyn/b)