KENDARIPOS.CO.ID — Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) menggelar Kuliah Umum dan Pelatihan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi dosen tetap UMK, bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Acara tersebut diselenggarakan di ruang teleconference gedung baru UMK, Rabu (27/11).

Rektor UMK, Amir Mahmud (tiga dari kiri), Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sultra, Sofyan, S. Sos., SH., MH. (tiga kanan), berfoto bersama usai kuliah umum dan pelatihan HKI di ruang teleconference gedung baru UMK, Rabu (27/11).

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sultra, Sofyan, S. Sos., SH., MH., dalam pemaparannya mengemukakan HKI saat ini sedang ramai digalakkan, Indonesia adalah negara yang luar biasa dengan kekayaan intelektual hanya saja tidak dikelola dengan baik. Ini dikarenakan mayoritas masyarakat Indonesia bersikap masa bodoh atau apatis. “Mendaftarkan HKI merupakan suatu hal yang sangat penting dilaporkan kepada negara guna mengetahui jumlah kekayaan dari setiap orang,” katanya.

Untuk itu, pihaknya meminta para dosen hingga pemerintah untuk menebar luaskan manfaat pendaftaran kekayaan intelektual baik cipta, paten, merek, hasil dagang, sirkuit, dan lainnya, dengan demikian segala sesuatu yang kita hasilkan tentu akan memperoleh nilai ekonomi.

Laman: 1 2