Formasi Guru Dominasi Kuota CPNS : Muna Terbanyak, Konawe-Konsel Tak Dapat Kuota – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Formasi Guru Dominasi Kuota CPNS : Muna Terbanyak, Konawe-Konsel Tak Dapat Kuota

KENDARIPOS.CO.ID — Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) dimulai 11 November nanti. Hal itu tertuang dalam surat pengumuman No: B/1069 /M.SM.01.00/2019 tentang informasi penerimaan CPNS tahun 2019 yang diteken Menteri PANRB Tjahjo Kumolo. Bagi pelamar sebaiknya mulai menyiapkan segala syarat pendaftaran yang berbasis daring di website kementerian. “Rekrutmen kali ini dibuka pada 68 kementerian/lembaga dan 462 pemerintah daerah,” ujar Menteri Tjahjo.

Di beberapa daerah di Sultra, formasi guru sangat mendominasi komposisi kuota CPNS. Di Kabupaten Muna, dari 236 kuota, formasi guru sekira 181. Di Kabupaten Kolaka, 117 formasi guru dari 193 total kuota CPNS. Begitu pula dui Kabupaten Butong Tengah (Buteng), sekira 129 formasi guru dari total 187 kuota.

Formasi guru juga mendominasi komposisi kuota CPNS di Kabupaten Muna Barat yang mencapai 97 kursi dari total 211 kuota CPNS. Di kabupaten lain, formasi guru tetap mendominasi meski selisih antara sepuluh hingga belasan dengan formasi tenaga kesehatan atau tenaga teknis lainnya.

Kabupaten Muna misalnya, sekira 200 kuota diusulkan. Kemenpan RB justru menambah 36 kuota sehingga menjadi 236.
Muna menjadi kabupaten yang mendapat kuota terbanyak. Disusul, Muna Barat dan Buton yakni sekira 211. Merujuk surat Menpan RB, Kabupaten Konawe dan Konsel tidak mendapat kuota CPNS tahun ini.
Total kuota untuk seluruh daerah sekira 2.352 kursi CPNSD. Rincian tenaga guru, kesehatan dan tenaga teknis lainnya, baru sebagian daerah yang terpublikasi.(Lihat grafis).

Kepala Badan Kepegawaian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Muna, Rustam mengatakan Muna mendapat kuota lebih besar dibanding daerah lain bukan hanya karena analisis jabatan (Anjab) yang meyakinkan Kemenpan tapi prestasi Muna menggelar seleksi CPNS dengan metode ujian nasional berbasis komputer (CAT UNBK) secara mandiri. “Hasil anjab memang pegawai berlebih, namun masih kurang untuk guru dan kesehatan. Jadi CPNS prioritas disitu,” ujarnya, kemarin.

Mendapat kuota 211 CPNS dari usulan awal sekira 450 kuota, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Mubar, Rosmasari La Ute mengaku sangat bersyukur. Sebab, lulusan SMA dapat mendaftar dan mengikuti seleksi.

“Mereka masuk pada item tenaga teknis, khususnya di Satpol PP bersama lulusan diploma dan strata 1,” tutur Rosmasari.

Di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), KemenPAN-RB, menetapkan 200 kuota CPNS dari 665 yang diusulkan. Selanjutnya,
Kabupaten Kolaka Timur mendapat jatah sekira 195 kuota. Rupanya, tenaga guru paling dominan, sekira 99 kuota. Tenaga teknis 90 kuota dan 6 tenaga kesehatan.”Usulan kita hanya 113 kuota tetapi yang diberikan lebih dari itu,” ujar Murtini Balaka, Kepala BKPSDM Koltim.

Laman: 1 2 3

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy