Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (kanan) mengucapkan selamat atas dilantiknya Jenderal Polisi Idham Aziz sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jumat (1/11).


KENDARIPOS.CO.ID — Jenderal Pol Idham Azis telah resmi dilantik sebagai Kapolri menggantikan Tito Karnavian. Namun, setalah menyandang bintang 4, mantan Kabareskrim itu masih bungkam soal penyelesaian kasus penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Saat ditanya kasus Novel, Idham langsung meninggalkan wawancara dengan awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta. Sebelum beranjak pergi, dia hanya menyampaikan rasa syukurnya setelah mendapat kepercayaan tersebut.

“Sekaligus mohon doanya, saya akan meningkatkan dan melanjutkan pemantapan kerjasama bersama dengan TNI untuk bersama-sama menjaga keamanan ketertiban masyarakat di seluruh Indonesia ini,” ujar Idham Azis, Jumat (1/11).

Dia kemudian mengajak rekan-rekan media untuk bermitra dalam mewujudkan situasi yang aman dan terkendali. Sedangkan terkait program kerjanya untuk 14 bulan hingga jabatannya berakhir, Idham tak mau memaparkannya lebih panjang.

“Saya sudah paparkan ketika fit and proper test sehingga secara cepat akan saya tindaklanjuti setelah saya serah terima dengan bapak Mendagri (Tito) yang rencana akan dilaksanakan tanggal 6 November,” ujarnya.

Laman: 1 2