BPTD Bentuk Tim Tertibkan Angkutan Barang – Laman 2 – Kendari Pos
Metro Kendari

BPTD Bentuk Tim Tertibkan Angkutan Barang

Ia menjelaskan, angkutan Petikemas berdasar Peraturan Menteri nomor KM 14 tahun 2007 kendaraan pengangkut peti kemas, harus terdiri dari 1 kendaraan penarik satu kerta tempelan yang mempunyai sumbu di belakang sesuai type container yang ditarik apakah 20 fit, 40 fit, atau 45 fit. Menurutnya, tidak dibenarkan mengangkut peti kemas di luar itu. Contoh mengangkut petikemas dengan kendaran trackback. “Karena dilihat dari muatan sumbu terberat itu sudah melanggar. Muatan sumbu Terberat (MST) jalan di Kendari itu hanya 8 ton. Jadi, MST 8 ton, kendaraan kontainer tidak boleh naik di tracback. Karena itu berkisar 21-24 ton,” tuturnya.

Benny mengaku akan membentuk tim terpadu untuk mengawasi angkutan petikemas, angkutan B3 dan angkutan barang umum yang tidak memenuhi standar. Selain itu, kendaraan angkutan barang harus dilengkapi dengan alat pemantul cahaya (APC) berupa stikeer bagian belakang berwarna merah. Serta samping kiri -kanan berwarna kuning. Selain itu, harus juga dilengkapi segitiga angkutan barang. “Kendaraan sekarang muatan menonjol hanya diikat dengan kantung plastik. Itu tidak dibenarkan. Mestinya, harus ada segitiga angkutan barang,” imbuhnya. (c/yog)

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy