Dia menambahkan, pemain yang diboyong berjumlah 12 orang. Sementara untuk offisial empat orang. “Totalnya 16 orang. SSB PPK bergabung di grup D bersama Australia, Malaysia, dan tuan rumah Singapura. Ini merupakan tantangan berat. Karena berhadapan dengan tuan rumah dan kekuatan skuad Australia,” jelasnya.

Isdar menambahkan, tahun lalu di Thailand, timnya meraih juara II. “Tantangannya memang ke postur pemain. Kalau skill tak kalah dengan pemain luar. Saya yakin kalau postur setara, bisa juara 1,” optimisnya.

Dirinya berharap, pemerintah daerah (pemda) melirik kemampuan bibit pesepakbola asal Sultra. Potensi mereka sangat besar. Ini bisa menjadi pondasi awal olahraga Sepak Bola di Sultra. Melahirkan pemain profesional layaknya Sadil Ramdani. Kata dia, skill bermain anak-anak Sultra tidak diragukan lagi. Kepercayaan dari AFP mengundang SSB PPK adalah bukti bagaimana skill dan potensi yang dimiliki anak-anak Sultra begitu besar. Untuk diketahui, Singa Cup adalah turnamen sepak bola pemuda internasional utama Asia yang diselenggarakan Dynamique Konzepts Pte Ltd. (b/int)

Laman: 1 2