Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Sejak tahun 2014 lalu, pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri sudah mewajibkan seluruh masyarakat untuk melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Di Kendari setelah 5 tahun diterapkan, rupanya masih ada juga warga yang abai dengan dokumen kependudukan itu. Hingga hari ini masih ada kurang lebih 25 ribu wajib KTP yang belum mengurus kartu identitas itu.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Kendari, H. Halili membernakan hal itu. “Masih ada 10 persen yang belum merekam. Wajib KTP kita itu 250 ribu,” katanya, Jumat (15/11).

Laman: 1 2