17 Dokter di RSUD Baubau Nyatakan Mosi Tidak Percaya

“Atas dasar itulah, kami sepakat menyatakan mosi tidak percaya. Kemudian meminta kepada Wali Kota Baubau, agar memberikan sanksi kepada Dirut RSUD Palagimata, diganti dengan orang yang tepat. Sehingga pegawai dapat bekerja tanpa tekanan,” sambungnya yang diamini oleh dr Sadly Salman sembari mempertegas, bahwa memberi waktu tiga hari pada Pemkot Baubau untuk menindaklanjuti peryataan yang ditelah diungkapkan.

Dihubungi terpisah Direktur RSUD Palagimata, Kota Baubau, dr Nuraerni Djawa mengaku belum mengetahu peryataan sejumlah dokter tentang mosi tidak percara atas kepemimpinanya. Meski begitu ia mengaku tidak mempersoalkan jika semua itu terjadi. “Itu, mereka untuk menyatakan itu (mosi tidak percaya, red). Yang pasti saya selaku pimpinan RSUD merasa telah menjalankan tugas dan amanah dengan baik sesuai ketentuan,” terangnya.

“Kalaupun memang demikian (para dokter akan mendesak Walikota agar ia, dicopot dari jabatanya, red) saya siap menerima apa pun yang menjadi keputusan Wali Kota. Saya siap menghadap Walikota jika dipanggil, karena Pak Walikota adalah pimpinan tertinggi Kota Baubau,” tutupnya. (b/ahi)

Facebooktwittermail

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.