Semarak Harlitnas ke-74, PLN Ajak Masyarakat Pakai Kompor Listrik – Kendari Pos
Metro Kendari

Semarak Harlitnas ke-74, PLN Ajak Masyarakat Pakai Kompor Listrik

KENDARIPOS.CO.ID — Peringatan Hari Listrik Nasional (Harlitnas) ke-74 begitu semarak dengan event Fun Cooking di Taman Kota Kendari, Minggu (27/10/2019). Lomba masak Fun Cooking diikuti 37 tim OPD Pemkot, 11 tim kecamatan, lima tim Media dan 10 tim PLN. Kegiatan bertajuk “Electrifying Lifestyle for Green Living” itu momentum kampanye penggunaan kompor berenergi listrik.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir (tengah) bersama peserta fun cooking saat peringatan Haritnas ke-74 di Taman Kota Kendari, Minggu (27/10).

Wali Kota Kendari H. Sulkarnain Kadir menilai penggunaan kompor induksi upaya meminimalisir terjadinya kebakaran dari bocornya regulator tabung gas. Kampanye penggunaan kompor listrik, kata Sulkarnain sangat inovatif yakni dalam bentuk fun cooking atau lomba memasak. Sehingga lebih mudah dipahami karena penggunaan kompornya langsung diterapkan oleh peserta lomba.

Dia berharap, PLN bisa terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh masyarakat. “Pelayanan itu, bisa kita lihat dari kerja keras pihak PLN mengkoneksikan jaringan listrik dari Sulawesi Selatan untuk Sulawesi Tenggara. Untuk Kota Kendari saja, kita mendapat surplus kurang lebih 400 megawatt,” papar saat memberikan sambutan.

Sementara itu, Manager PLN Unit Pelaksana, Pelayanan, Pelanggan (UP3) Kendari, Arief Budy Kurniawan mengatakan lembaganya menargetkan elektrifikasi 100 persen di tahun 2020 mendatang. Kata dia, masyarakat harus bisa melakukan perubahan gaya hidup. Penggunaan peralatan rumah tangga beralih menggunakan energi elektrik, misalnya penggunaan kompor berenergi listrik dengan sistem induksi. Katanya, penggunaan kompor listrik merupakan salah satu upaya menyelamatkan bumi dan pencegahan risiko kebakaran dari penggunaan energi gas.

“Keunggulan kompor induksi listrik adalah keamanan dan lebih efisien. Mengurangi resiko kebakaran. Karena dalam proses penggunaannya tidak menimbulkan api, melainkan panas yang dihasilkan dari proses elektromagnetik. Selain itu, kompor ini sangat hemat biaya daripada penggunaan tabung gas. Penggunaan kompor listrik hanya menarik biaya Rp 1.467 per KWH,” katanya. Kompor listrik jauh lebih sehat karena tidak membentuk polusi asap dari api. Arief juga mengatakan bahwa kampanye penggunaan kompor induksi merupakan dorongan dari pemerintah pusat untuk meminimalisir tingginya jumlah impor gas di Indonesia. (int/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy