Rekrutmen Badan Ad Hoc Perlu Dibenahi – Laman 3 – Kendari Pos
Politik

Rekrutmen Badan Ad Hoc Perlu Dibenahi

Mengenai beban kerja, hasil riset itu memberikan catatan adanya tekanan secara fisik maupun psikis yang disebabkan beban kerja yang berlebihan. Seharusnya, petugas Pemilu bekerja maksimal delapan jam sehari sehingga perlu diterapkan sistem pergantian (shift).

General check up juga sangat disarankan untuk dilakukan selama proses rekrutmen. “Hal ini guna memastikan kondisi kesehatan para penyelenggara,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua KPU Sultra, La Ode Abdul Natsir Muthalib, mengatakan, hasil riset ini akan disampaikan ke KPU RI sebagai acuan dalam pembuatan kebijakan-kebijakan tata kelola ad hoc pada Pemilu kedepannya. “Telaah kritis dari riset ini juga dapat menjadi bahan perbaikan bagi KPU pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020,” ucap Abdul Natsir. Untuk diketahui, riset ini merupakan proyek KPU RI yang dilaksanakan serentak di 17 provinsi se-Indonesia. Riset serupa juga pernah dilaksanakan saat pascapemilu 2014. (b/uli)

Laman: 1 2 3

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy