Pilkada 2020 : Enam Daerah di Sultra Siapkan Biaya Miliaran – Kendari Pos
Nasional

Pilkada 2020 : Enam Daerah di Sultra Siapkan Biaya Miliaran

KENDARIPOS.CO.ID — Tahapan Pilkada serentak 2020 di tujuh daerah di Sultra sudah ditabuh sejak 23 September 2019. Tepat setahun sebelum pemungutan suara yang rencananya digelar 23 September 2020. Tujuh daerah telah menyiapkan anggaran Pilkada. Nominalnya menyentuh digit miliaran rupiah. (Lihat grafis).

Enam daerah yang menyiapkan anggaran Pilkada terpantau Kendari Pos yakni Konawe Kepulauan, Konawe Utara, Kolaka Timur, Muna, Konawe Selatan dan Buton Utara (Butur). Anggaran pilkada baik untuk KPU maupun Bawaslu setiap daerah bervariasi. Paling banyak biaya Pilkada Konawe Utara. Mencapai angka Rp.50-an miliar. Nantinya akan digunakan membiayai seluruh tahapan pilkada, mulai tahap awal, pengamanan, logistik pemungutan suara, hingga penetapan bupati dan wakil bupati terpilih.

Kabupaten Konkep satu-satunya daerah yang telah meneken Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Pemerintah Kabupaten Konkep, KPU dan Bawaslu Konkep meneken NPHD penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 di Kota Kendari, Senin (30/9). Anggarannya sekira Rp.31,2 miliar. “Semoga anggaran ini bisa digunakan sesuai penuntukkannya agar terselenggara Pilkada yang lebih baik,” ujar Ketua KPU Konkep, Iskandar, kemarin.

Ketua Bawaslu Konkep, Muh. Tawil mengatakan anggaran yang dipercayakan kepada lembaganya akan dikelola sebaik-baiknya. Dari total Rp 7,6 miliar. sebagian anggarannya yakni Rp 1,2 miliar melekat pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan 2019 Pemkab Konkep. Sedangkan sisanya akan dialokasikan pada APBD 2020. “Kami berharap, tahapan ini berjalan sukses,” ujar Muh. Tawil.

Ketua KPU Sultra, La Ode Abdul Natsir Muthalib mengapresiasi kerja sama yang baik antara KPU, Bawaslu, dan Pemkab Konkep. Proses NPHD ini menunjukkan komitmen semua stakeholder untuk mendukung suksesnya Pilkada di Pulau Wawonii itu. Penetapan NPHD ini merupakan kesungguhan untuk mewujudkan proses tahapan Pilkada. “Semoga ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar Abdul Natsir.

Sementara itu, Bupati Konkep, Amrullah mengaku bersyukur karena pembahasan anggaran Pilkada berjalan lancar dan disahkan tepat waktu. Politisi Partai Demokrat ini berharap Pilkada 2020 menjadi sarana lahirnya pemimpin terbaik. “Semoga Pilkada ini berjalan lancar sehingga melahirkan pemimpin yang diamanahi rakyat dan mendapat rida Allah SWT,” ujarnya.

Di Kolaka Timur, biaya Pilkada menembus angka Rp 31,1 miliar. Angka itu ditentukan setelah melalui rasionalisasi. Ketua KPU Koltim, Suprihaty Prawaty Nengtias mengatakan sebelumnya KPU butuh anggaran sekira Rp 42 miliar. Setelah tahap rasionaliasi maka hanya butuh sekira Rp 31.1 miliar. “Insya Allah hari ini kita teken NPHD,” kata Suprihaty Prawaty Nengtias saat dihubungi Kendari Pos, kemarin.

Kata dia, seluruh tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati dan walikota dan wakil walikota tahun 2020 sudah diatur dalam PKPU 15 tahun 2019.

Laman: 1 2 3 4 5

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy