Penertiban Anak Jalanan dan Pengemis di Kendari Belum Maksimal – Kendari Pos
Metro Kendari

Penertiban Anak Jalanan dan Pengemis di Kendari Belum Maksimal

Pengemis yang menunggu belas kasihan dari jamaah di masjid Al-Kautsar Kendari, beberapa waktu lalu.

KENDARIPOS.CO.ID — Anak jalanan, gelandangan dan pengemis (gepeng) berkeliaran di pelataran masjid dan trafic light di Kota Kendari. Upaya penertiban yang dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) belum maksimal dengan dalih terkendala anggaran.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Kendari, Riza Ibrahim penertiban anak jalan dan gepeng sudah dilakukan, namun hasilnya belum maksimal. Tahun ini, anggaran untuk memberantas anak jalan dan gepeng hanya Rp 20 juta. “Jadi tidak banyak yang bisa dilakukan dengan anggaran seperti itu,” ujarnya.

Tahun 2018 lalu, 33 anak jalanan yang dirazia. Tahun ini ada 35 anak. Katanya, anak jalanan dan gelandangan berbeda. Anak jalanan itu yang delapan jam di jalan, mencari nafkah, diketahui maupun tidak diketahui orangtua, dan usia di bawah 17 tahun. Sedangkan untuk yang berusia di atas 17 tahun masuk kategori untuk gelandamgan dan pengemis (Gepeng). Selama 2019-2019, jumlah yang teridentifikasi 26 orang.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy