Pemda Muna Gagal Kebagian Dana Investasi Daerah – Laman 2 – Kendari Pos
Muna

Pemda Muna Gagal Kebagian Dana Investasi Daerah

Muna hanya memenuhi satu indikator dari dua persyaratan alokasi DID tersebut yakni predikat WTP. Sedangkan ketaatan penyusunan APBD tepat waktu gagal diraih karena nota keuangan tahun 2019 ditetapkan bulan Februari tahun yang sama. Akibatnya jatah DID 2020 terpaksa tidak diraih Pemkab Muna. “Keterlambatan APBD 2019 yang jadi masalah. Saat itu ada tarik ulur pinjaman daerah makanya molor sampai Februari,” terangnya.

Amrin mengakui, pendanaan dari DID sebetulnya sangat membantu pembiayaan program pembangunan. Contohnya, DID 2019 dimaanfatkan Pemkab Muna untuk membangun pagar RSUD Muna, pembenahan empat destinasi unggulan daerah dan sejumlah infrastruktur jalan. Namun program serupa tak akan dapat dikerjakan tahun 2020. “Kalau tidak, harus mencari sumber dana lain seperti PAD atau DBH. Tapi itu nilainya sangat kecil dan sudah punya pos tersendiri,” urainya.

Mantan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak itu mengungkapkan Muna bisa kembali mendapat alokasi DID jika dua indikator sebelumnya dapat dipenuhi secara berturut selama dua tahun. Dengan demikian, peluang meraih alokasi DID paling cepat tahun 2021 mendatang. “Tahun 2020 APBD sudah tepat waktu. Tinggal APBD 2021 apa tepat waktu atau tidak. Kita berharap LKPD tahun ini juga bisa WTP lagi. Dengan begitu, DID bisa kita dapatkan 2021,” pungkasnya. (b/ode)

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy