Lazuardi Ibnu Sina Kendari : Kenalkan Indonesia Lewat Makanan Tradisional – Kendari Pos
Edukasi

Lazuardi Ibnu Sina Kendari : Kenalkan Indonesia Lewat Makanan Tradisional

KENDARIPOS.CO.ID — Sumpah Pemuda diperingati setiap tanggal 28 Oktober. Menyemarakan hari tersebut, sekolah Lazuardi Ibnu Sina Kendari menggelar beragam kegiatan. Misalnya, memamerkan aneka makanan tradisional dari berbagai provinsi kepada puluhan muridnya.

Kepala Sekolah Lazuardi Ibnu Sina, Andi Reni Nur, mengatakan kegiatan ini merupakan agenda tahunan setiap memperingati hari Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa. Tujuannya, untuk memperkenalkan bahwa Indonesia memiliki keberagaman budaya. Termasuk kearifan lokal kuliner.

Suasana acara di Sekolah Lazuardi Ibnu Sina.

Kata dia, Indonesia negara kaya akan keanekaragaman suku, budaya, adat istiadat, agama dan kesenian. Namun di era globalisasi ini banyak budaya-budaya asing yang secara langsung maupun tidak langsung masuk ke Negara Indonesia. Hal tersebut menyebabkan terjadinya akulturasi budaya, perubahan kebudayaan, penetrasi budaya bahkan dapat melemahkan nilai-nilai budaya Bangsa Indonesia.

Makanya, adat dan budaya perlu dilestarikan agar tidak punah. Harapan satu-satunya terletak pada generasi muda. Untuk itu, Lazuardi Ibnu Sina, mengadakan kegiatan yang diikuti puluhan murid bersama orang tua. “Kami edukasi sejak kecil. Ketika anak-anak sudah remaja, mereka tidak akan canggung dan sudah mengerti bahwa Indonesia itu kaya dengan perbedaan yang dimiliki. Sehingga, tidak akan asing di telinga tentang perbedaan dan mampu menjelaskan keberagamannya,” ujar Andi Reni Nur, Rabu (30/10).

Dia melanjutkan, kegiatan ini melibatkan murid dari beberapa ‘grade’. Mulai dari Pra TK, TK, serta Grade One hingga Grade Five. Konsep yang diterapkan menggunakan dress code baju adat yang dimiliki Indonesia. Mulai dari orang tua murid, guru dan juga murid-murid itu sendiri. Setiap grade mempersembahkan makanan lokal dari tiap provinsi, berdasarkan hasil lot. Ada makanan khas Sulawesi Tenggara, Padang, Papua, Sulawesi Tengah, Bali, Kalimantan, dan wilayah Jawa. Perwakilan anak pun menjelaskan terkait menu masing-masing. “Memang memperkenalkan budaya Indonesia sejak dini adalah tugas dan kewajiban para guru di sekolah. Dan kegiatan ini mendapat support dari seluruh orang tua murid,” jelasnya.

Hadayah Arshal, salah satu murid grade three sekolah Lazuardi Ibnu Sina.

Di tempat yang sama, salah satu orang tua murid Marwiyah Abdurrahman Shaleh, mengatakan kegiatan ini sangat positif untuk generasi penerus bangsa. Setiap murid memang perlu diajarkan sedini mungkin tentang keberagaman bangsa Indonesia. Antusias setiap murid mengikuti acara ini juga menjadi motivasi tiap guru, dan orang tua untuk turut serta meramaikan.

Menurut istri Ketua DPRD Sultra tersebut, Indonesia terdiri dari beraneka ragam adat istiadat, beraneka ragam suku dan bahasa serta kuliner makanan khas yang dimiliki. Dengan ini, anak-anak akhirnya memahami jenis makanan khas khususnya
Sulawesi Tenggara. “Apalagi dalam waktu dekat Kota Kendari menjadi tuang rumah Hari Pangan Sedunia, sangat bertepatan dengan kegiatan ini,” tutupnya. (int/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy