Jamin Hak Konsmen, SPBU-APMS Kolut akan Ditera Ulang – Kendari Pos
Kolaka Utara

Jamin Hak Konsmen, SPBU-APMS Kolut akan Ditera Ulang

KENDARIPOS.CO.ID — Untuk menjamin hak konsumen, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara (Kolut) akan melakukan tera ulang sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) maupun Agen Premium dan Minyak Solar (APMS). Tera ulang ini tak lain untuk memastikan takaran BBM yang dijual benar-benar masih sesuai. Sebab bukan menjadi rahasia umum, terkadang masih saja ada oknum nakal yang mencoba meraih keuntungan dengan mengurangi takaran.

Kabid Metrologi Legal Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kolut, Nursing mengatakan tera ulang alat ukur dan takar untuk memastikan alat yang digunakan pengusaha sesuai dengan aturan yang berlaku dan menjamin hak-hak konsumen. Dalam prosesnya, pihaknya menggandeng Pemkab Kolaka. Pasalnya, hingga kini pihaknya belum memiliki tenaga ahlinya. Sebagai konsekuensi, Pemda harus membagikan keutungan sebesar 30 persen ke Pemkab Kolaka.

Salah satu SPBU di Kolaka Utara. Untuk menjamin hak konsumen, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara (Kolut) akan melakukan tera ulan pada sejumlah SPBU dan APMS. (Foto : Dok)

“Kami akan berkoordinasi dengan Pemkab Kolaka dalam pelaksanaan tera ulang. Upaya ini guna menjamin hak konsumen saat melakukan transaksi pembelian BBM di SPBU. Kedepan, kami berharap bisa melakukannya secara mandiri. Kami berharap pada penerimaan CPNS tahun ini ada formasi untuk jurusan ini,” katanya, Minggu (27/10).

Pelaksanaan tera dan tera ulang tahun ini terbilang lebih mudah. Pasalnya, Dinas Perdagangan setempat baru saja menerima lima unit kendaraan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019. Fasilitas tersebut terbagi atas masing-masing dua motor bermerek Yamaha Vixion dan MX King serta satu mobil box bermerek Hilux. “,” ujarnya.

“Yang menjadi kendala di lapangan selama ini karena tidak adanya kendaraan operasional. Dengan adanya lima kendaraan yang bernilai kisaran Rp. 1,7 Miliar diharapkan bisa mempermudah dan memperlancar aktifitas mereka melakukan tera ke sejumlah pasar. Kalau mobil itu akan digunakan untuk mengangkut alat-alat tera,” jelasnya.

Jumlah pasar di Kolut sambungnya, sebanyak 29 titik yang tersebar di 25 kecamatan. Tahun ini, mendapat dua tambahan pembangunan pasar baru di Purehu dan Pakue Tengah. “Tahun depan diperkirakan sisa satu pasar yang akan dibangun namun lebih jelasnya hal itu ditangani langsung di bagian perencanaan,” ujar Nusring. Di sisi lain, yang juga menjadi persoalan sambung dia yakni menjamurnya pertamini. Belum ada aturan yang menangani hal itu hingga bebas dari tera. Lebih kurangnya takaran BBM yang dijual tersebut tentu sesuai kemauan sang penjualnya. “Mau mereka kurangi atau pas takaran kan tergantung penjualnya karena kami belum punya dasar untuk menera pertamini mereka,” bebernya. (b/rus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top