Hasil Seleksi Sekprov Sultra Mandek, KASN Akan Lapor ke Presiden – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Hasil Seleksi Sekprov Sultra Mandek, KASN Akan Lapor ke Presiden


KENDARIPOS.CO.ID — Pansel Sekprov Sultra sudah tuntas bekerja. Tiga nama ditetapkan calon Sekprov. Namun tahapannya mandek ditangan Pj.Sekprov Sultra, La Ode Mustari. Dia tak mengirim tiga nama kepada Tim Penilai Akhir (TPA) untuk diajukan kepada Presiden. Bahkan, Mustari mewacanakan akan melakukan seleksi calon sekprov tahun depan.

Anggota Komisi I DPRD Sultra, Suwandi Andi mempertanyakan hasil seleksi awal yang sudah menghasilkan tiga nama. Harus ada alasan mengapa hasil seleksi sebelumnya tidak dipergunakan. Pj.Sekprov tak punya alasan melakukan kocok ulang calon sekprov. Harus ada alasan yang mendasari mengapa seleksi sekprov kembali dibuka. “Ini biar jelas dan publik tidak bertanya-tanya. Seleksi awal belum berujung tiba-tiba ada seleksi baru. Apa kendalanya sehingga hasil seleksi kemarin tidak dapat dilanjutkan atau seperti apa. Pj Sekprov harus menjelaskan ini,” tegas politis PAN itu, kemarin. Menurutnya, kocok ulang Sekprov sah-sah saja sepanjang tidak menabrak aturan. “Tapi sebelum kocok ulang, Pj.Sekprov Sekda harus mengungkapkan alasannya apa,” ujar Suwandi Andi, Rabu (2/10).

Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Tasdik Kinanto menjelaskan KASN telah meminta Gubernur Sultra melalui surat resmi pada 20 Mei lalu agar segera menyerahkan tiga nama hasil pansel ke Tim Penilai Akhir (TPA). Lalu akan diserahkan ke Presiden untuk memilih satu nama. “Tapi sampai saat ini Pemprov belum menindaklanjuti surat tersebut,” ujarnya saat dihubungi dari Kendari, kemarin.

KASN sudah menyetujui hasil pansel Sekprov Sultra dan layak diteruskan pada tahap berikutnya. Namun bila tidak diindahkan, maka Pemprov Sultra harus punya alasan. “Kan kita sudah setuju. Karena sekprov jabatan eselon I, maka harus diajukan ke Presiden.Nah, Pemprov Sultra belum mengirimkan nama itu,” jelas Tasdik.

KASN sudah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan akan melaporkan masalah seleksi Sekprov Sultra kepada Presiden. “Sesuai mekanismenya, kita akan laporkan ke Presiden. Hal ini sudah kita sampaikan ke gubernur melalui surat. Kalau ada yang salah, kenapa sejak awal tidak dikawal. Ini barang sudah dimasak, sudah jadi. Ibaratnya tinggal dimakan kok mau dihapus,” tegas Tasdik.

Keputusan Pj.Sekprov La Ode Mustari untuk melakukan kocok ulang calon Sekprov Sultra menuai kritik dari akademisi Universitas Halu Oleo (UHO), Dr. Muh. Najib Husain. Menurutnya, tidak keseriusan menangani persoalan penting ini. Apalagi anggaran yang digelontorkan dari duit rakyat tidaklah sedikit. “Ini bentuk pemborosan. Jika memang alasan mandeknya proses seleksi karena kehabisan anggaran, kenapa harus melakukan seleksi ulang? Ini kan makin aneh. Kecuali memang ada kepentingan,” ujarnya.

Laman: 1 2 3

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy