Dinas Pariwisata Konsel Latih 50 Pemandu Wisata – Kendari Pos
Konawe Selatan

Dinas Pariwisata Konsel Latih 50 Pemandu Wisata

KENDARIPOS.CO.ID — Konawe Selatan (Konsel) memiliki objek wisata yang potensial. Untuk mendukung potensi itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat terus mengembangkan kawasan wisata. Tidak hanya fasilitas, namun juga kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) terutama tenaga pemandu wisata. Upaya pelatihan tenaga pemandu wisata rutin dilakukan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Konsel. Disparekraf kembali menggelar bintek pemandu wisata buatan (out bound) yang berlangsung di Hotel Wixel Kendari. Pelatihan ini diikuti 50 peserta perwakilan desa di Konsel yang memiliki potensi destinasi wisata.

Kepala Disparekraf Konsel, AB. Subair mengungkapkan tujuan pelatihan ini sebagai upaya untuk memberikan modal pengetahuan dasar bagi calon pemandu wisata buatan di Konsel. Mereka dipersiapkan untuk menjadi calon pemandu wisata minimal di desanya manakala ada kunjungan wisatawan, baik yang berasal dari nusantara maupun mancanegara. “Kegiatan ini juga sebagai pengembangan sadar wisata serta pengembangan SDM bagi daerah yang potensial wisata. Melalui pelatihan ini, dapat meningkatkan pemahaman, pengetahuan, keterampilan serta sikap yang akan dilakukan oleh para calon pemandu wisata,”jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Konawe Selatan (Konsel), AB Subair (tiga dari kanan) foto bersama pemateri dan perwakilan peserta pemandu wisata

Untuk mengoptimalkan pengelolaan objek wisata di Konsel, baik wisata buatan maupun wisata alam, maka perlu dilakukan pelatihan bagi pemadu wisatawan. Hal ini sesuai petunjuk teknis (Juknis) yang dikeluarkan Kementerian Pariwisata (Kemenpar). “Kita mengundang perwakilan dari desa potensi wisata di Konsel untuk diberi bekal tentang kepariwisataan. Itu kita hadirkan dua pemateri, yakni dari politeknis pariwisata Makasar dan semi praktisi kepariwisataan,” imbuhnya.

Dirinya berharap dengan pelatihan tersebut bisa melahirkan pemandu wisata yang unggul dan memiliki kualitas yang memadai dalam urusan usaha wisata di Konsel. “Kita harapkan para calon pemandu wisata bisa diaplikasikan kepada masyarakat Konsel. Khususnya wisatawan nusantara maupun manca negara,” terangnya.

Ditambahkan Subair, persoalan pariwisata harus selalu didukung penuh oleh pemerintah. Setelah pelatihan ini, diharapkan muncul ide-ide cemerlang dalam mengatasi kendala yang ada di lapangan, agar Pemda Konsel khususnya Dispar, dapat mengatasi segala permasalahan yang ada dibidang pariwsata. “Untuk itu mari kita persiapkan objek-objek wisata yang ada di Konsel agar senyaman mungkin, agar lebih diminati oleh para wisatawan baik lokal maupun domestik,” pintanya.

Dirinya menilai, Pariwisata adalah salah satu cara yang ampuh untuk mengurai lapangan kerja yang semakin sulit saat ini. Olehnya, Pemda telah berkomitmen untuk memberikan perhatian kepada penggerak pariwisata yang ada di Konsel. Untuk diketahui pelatihan ini, para peserta uang telah dibekali ilmu teori langsung melaksanakan praktek lapangan yang bertempat di lokasi Outbond Lanud Halu Oleo Kendari. Di tempat ini, sejumlah peserta diperkenalkan beberapa situs-situs peninggalan tentara Jepang seperti bunker dan jejak kuno tentara Nippon itu. (b/kam)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top