Colek Perumus Draft RUU, Oleh : La Ode Diada Nebansi – Kendari Pos
Kolom

Colek Perumus Draft RUU, Oleh : La Ode Diada Nebansi

La Ode Diada Nebansi (Direktur Kendari Pos)

KENDARIPOS.CO.ID — Saya belum baca draft RUU yang ramai dipersoalkan itu. Yang saya baca adalah, item per item RUU yang dishare di media sosial. Juga, materi yang dibahas di televisi.

Misalnya, soal seks suami istri. Misalnya, soal kepemilikan tanah yang tak produktif bisa diambil negara. Misalnya, soal hewan piaraan yang memasuki lahan atau kebun tetangga yang ditanami bisa terkena denda. Misalnya, soal seks muda-mudi yang dibenarkan asal pakai alat kontrasepsi di tempat tertutup.

Ini yang saya lihat beredar di medsos. Item-item inilah, salah satu, dua dan tiga yang ramai didiskusikan di medsos, baik secara serius maupun jenaka. Taruhlah tidak benar soal aturan seks itu. Tapi, jangan sampai benar maka ini yang saya ingin katakan. Kira-kira, pikiran apa yang melandasi para perumus RUU itu hingga tertarik dan memandang persoalan seks menjadi amat penting untuk dibuatkan UU pembenar?

Di negara mayoritas Islam, semua itu sudah diatur. Hubungan seks muda-mudi di luar nikah, terdapat larangan tegas dalam Al Quran. UU selama ini juga melarang yang dibuktikan dengan banyaknya penggerebekan. Suami yang memaksa istri berhubungan dan ternyata istri merasa terpaksa, maka sang istri boleh melaporkan suaminya ke aparat hukum.

Selama ini, adakah persoalan tak “mood-nya” istri berakhir petaka? Lalu, untuk apa kamu urus itu semua jika aturan hukum selama ini telah berjalan baik? Satu item ini saja, soal dibenarkannya hubungannya seks di luar nikah. Sudah begitu ramai protes. Saya pun geleng kepala dengan draft itu. Bayangkan, jika RUU seks di luar nikah dibenarkan, maka sebagai negara mayoritas Islam, tentulah akan bergolak hebat setelahnya.

Nah, kira-kira,pikiran apa dibenak para konseptor RUU hingga memasukkan pasal yang mengancam aqidah generasi? Andai RUU ini untuk negara barat, untuk negara sekuler, maka sepertinya ndak ada masalah. Biasa. Tapi, ini Indonesia yang beradab ketimuran dan beragama.

Rumusan RUU itu kan tentulah melibatkan para ilmuwan, para ahli, dari perguruan tinggi. Tentu, kajian para ahli inilah yang mewarnai produk RUU yang kontroversial itu. RUU yang didemo itu. Demo yang melibatkan nyaris seluruh perguruan tinggi di tanah air.

Dengan adanya pasal-pasal kontroversi dalam RUU tersebut, rasanya ingin sekali saya mengenal siapa para ahli yang menyusunnya. Saya curiga, ada pemikir berotak barat yang terlibat dalam penyusunan kajian akademiknya. Atau, mungkin juga funding barat.

Mudah-mudahan, terkaan ini tidak benar. Maklum, saya yang menulis ini kan hanya mengambil referensi dan informasi di antara Lasiwa-Siontapina, diskusi tokoh-tokoh antara Tamborasi-Tolala, informasi dari Boepinang-Pajongang, antara Tawanga Tua-Latoma Dalam. Informasi kampung kasiaaan.

Tapi, sebagai seorang muslim, saya ingin sumbang saran: menyusun draft UU bersandarlah di Al Quran. Dijamin, tidak akan belok.Dijamin tak ada demo. Kenapa? Setinggi apapun ilmumu, sebanyak apapun titelmu, tak akan melahirkan kebaikan jika otakmu tak diisi dengan ilmu agama. Atau, ilmu agama kamu kuasai, tapi oleh karena kecerdasanmu yang super, kamu pun sukses membelokkan
ilmu agama.

Saran saya: jangan. Jangan lakukan itu. Kenapa? Kalau kamu cari duit, maka ketahuilah, sesungguhnya ndak ada gunanya duit bagi orang yang berduit. Ketahuilah, zaman ini sudah kaya, dan akan terus kaya hingga akhirnya tak ada lagi orang-orang yang menerima sedekahmu.

Bagi generasi kita, di zaman ketika kamu belum berilmu, orang miskin itu hanya berjalan kaki, di zaman setelah kamu berilmu, orang miskin sudah naik motor. Untuk generasi saat ini, kalian yang belum berilmu di zaman milenial ini, orang miskin pakai motor, di zaman setelah kalian berilmu nanti, dan diundang untuk mengkaji perubahan UU kelak, maka saat itu, orang yang pakai mobil ber-CC 2500 kira-kira sudah merasa miskin.

Karena itu, jangan rusak tatanan sosial kemasyarakatan, jangan rusak tatanan hukum, pentingkan bahwa kelak kamu dan generasimu akan merasakan akibat dari keputusanmu. Colek para perumus draft UU yang didemo-demo itu. (nebansi@yahoo.com).

Penulis : La Ode Diada Nebansi (Direktur Kendari Pos)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy