Bappeda Buton Tengah Matangkan Penyusunan RPWT – Kendari Pos
Buton Tengah

Bappeda Buton Tengah Matangkan Penyusunan RPWT

KENDARIPOS.CO.ID — Rancangan Pembangunan Wilayah Terpadu (RPWT) menjadi acuan program pemerintah. Tak heran, pembahasan RPWT sangat penting. Untuk itulah, proses penyusunannya harus melibatkan berbagai pihak. Tidak hanya dalam memberi masukan, namun juga merumuskan dan menganalisasi kebijakan. Dalam mewujudkan hal itu, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Buton Tengah (Buteng) menggelar rapat di aula Bappeda yang dihadiri jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala Bappeda Buteng, Syamsuddin Pamone mengaku akan terus mematangkan penyusunan program kewilayahan jangka panjang dan jangka menengah. Upaya ini untuk memperoleh skenario kewilayahan berdasarkan analisis rumusan masalah pembangunan, analisis isu strategis dan kebijakan untuk dituangkan dalam Pembangunan Wilayah Terpadu Jangka Panjang (PWTJP) dan Pembangunan Wilayah Terpadu Jangka Menengah (PWTJM) daerah. “Dari semua itu, kita dapat memperoleh acuan untuk membangun dan mengembangkan kapasitas terkait RPWT secara partisipasif diantara stakeholder. Membangun komitmen kolaboratif lintas sektor dan pelaku dalam konteks RPWT,” ujar Syamsuddin, Senin (21/10).

Suasana rapat pembahasan penyusunan Rancangan Pembangunan Wilayah Terpadu (RPWT) Buton Tengah (Buteng) di aula kantor Bappeda Buteng, Senin (21/10).

Syamsuddin menjelaskan WTP ini adalah sebuah metode inovatif untuk mengidentifikasi kebutuhan program kewilayahan yang layak dan mendesak untuk dilakukan dalam konteks RPWT. Yang mana, dirancang sesuai dengan prinsip dasar dan kebutuhan dinamika perencanaan pembangunan kontemporer yang kental dengan aspek efisiensi. “RPWT sangat bermanfaat untuk mendapatkan hasil yang tajam dalam penyusunan dokumen RPWT yaitu yang tertuang dalam PWTJP, PWTJM, dan PWT Tahunan,” ucap Syamsuddin.

Rapat ini kata dia, bertujuan untuk mengetahui segala potensi daerah maupun letak georafis yang mampu dipetakan dalam penelitian ini. “Iya, kita harapkan dengan seminar yang telah dicanangkan hari ini (senin) dapat memberikan edukasi tentang potensi-potensi wilayah yang bisa kita genjot kedepannya,” singkatnya.

Sementara itu, Ketua tim penelitian RPWT, Zulfadli mengatakan sejatinya prnilitian yang dilakukan RPWT dekaligus dapat menyusun penemuan di wilayah terpadu. “Jadi kami setiap temuan yang kami teliti, akan kami merekomendasikan sekaligus mengintekrasikan keunggulanya. Baik sektor uanggulannya maupun sektor lainnya, dalam meningkatkan SDA yang di negeri yang bertajuk seribu gua,” ulas dosen UGM.

Zulfadili menyebutkan dari penelitian yang sudah dilakukan beberapa hari belakangan. Dari sisi kewilayahan ada delapan kawasan strategis dengan tiga sektor komoditas yang dapat dikenbangkan, yakni Pariwisata, Perikanan dan Pertanian. “Dari tiga sektor ini yang akan menjadi unggulan Buteng kedepan. Perlu adanya singkronisasi dari semua pihak, baik itu OPD maupun lainnya selama 5 tahun. Dengan tujuan meningkatkan 3 komoditas sektor yang akan menjadi keunggulan Buteng nantinya,” tambah Zulfadli.

Selain itu, bukan 3 sektor yang menjadi penilitian saja. Namun tim penelitian lain yang menjadi rujukan, yakni pemetaan gua. Saat ini ada 17 gua yang sudah diintefikasi. “Nanti kita akan lakukan penelitian. Dalam hal mana yang menjadi pariwisata, sekaligus melihat kandungan air maupun yang lainnya,” tutupnya. (b/rud).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top