Air Mata Tumpah, Mengenang Prof. BJ. Habibie, Oleh : Prof. Hanna – Kendari Pos
Nasional

Air Mata Tumpah, Mengenang Prof. BJ. Habibie, Oleh : Prof. Hanna

Prof. Hanna

KENDARIPOS.CO.ID — Sejak Selasa 22 Oktober 2019, saya bertolak ke Jerman atas undangan Konjen Hamburg. Bersama 18 orang pakar dari beberapa perguruan tinggi seluruh Indonesia dan peneliti ternama melalui LP3S yang diketuai oleh Prof. Didik J Rachbini. Selama 10 hari kami mengikuti agenda workshop dan penelitian tentang pendidikan.

Di Jerman saya bertemu dengan beberapa pakar pendidikan dan membahas tentang masyarakat pesisir bersama IASI (Ikatan Ahli Sarjana Indonesia Jerman). Dalam kesempatan itu, akan mempresentasikan makalah dalam workshop tersebut dengan tema Membangun Masyarakat Pesisir Menuju Industri 4.0, sebagaimana visi pemerintah Sulawesi Tenggara” Sultra Cerdas”.

Kami pun mendapat kesempatan mengunjungi pabrik pesawat terbang Air Bus. Selama tiga jam, sejak pukul 09.00-12.00 waktu setempat kami berada di pabrik pesawat Air Bus Hamburg. Dua staf publik relation (PR) memberikan deskripsi tentang perusahaan pembuatan pesawat terbang dunia ini. Ia mengatakan bahwa ini adalah momen yang sangat luar biasa karena tidak semua tamu yang bermohon untuk melihat proses pembuatan pesawat di tempat ini, dengan berbagai pertimbangan.

Staf itu menjelaskan alasan kami diterima berkunjung. Sembari meneteskan air mata, sang staf PR berkata, bahwa orang Indonesia adalah saudaranya juga yang terjalin melalui tangan teknokrat, Prof.Habibie (Presiden ke-3 RI). Dia adalah pengemar Prof.Habibie.
Tak terasa, saya dan beberapa rekan akademisi meneteskan air mata. Mengenang nama besar seorang Prof. Habibie yang mendunia sebagai orang jenius dan pakar di bidang pesawat. Staf PR itu menegaskan banyak pemikiran beliau yang digunakan dalam mengembangkan air bus di Jerman.

Anak-anak Indonesia adalah anak Prof. Habibie sehingga jika ada yang ingin melihat proses pembuatan pesawat air bus, manajemen perusahaan sangat mengapresiasi, tetapi ia meminta untuk tidak mengaktifkan ponsel dan mengambil gambar dalam pabrik.

Kehebatan Prof.Habibie merancang pesawat dimulai saat ia belajar di Pare-pare kemudian dilanutkan di Teknik Mesin di Fakultas Teknik Universitas Indonesia Bandung (sekarang Institut Teknologi Bandung) pada tahun 1954. Sebagai orang yang cerdas selama berkuliah di Bandung, Habibie selalu membayangkan agar ia mampu untuk menimba imu pengetahuan di luar negeri. Doa BJ Habibie terjawab. Dia kuliah di luar negeri, tepatnya di kampus Rheinisch-Westflische Technische Hochschule Aachen, Jerman, tanpa beasiswa dari negara maupun swasta.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy