Abu Bakar Al Baghdadi Tewas, Dua Tokoh ISIS Siap Memimpin – Kendari Pos
Internasional

Abu Bakar Al Baghdadi Tewas, Dua Tokoh ISIS Siap Memimpin

KENDARIPOS.CO.ID — Pemimpin ISIS Abu Bakar Al Baghdadi dikabarkan tewas dalam serangan yang dilakukan pasukan gabungan AS dan Syrian Democratic Forces (SDF) Minggu (27/10). Namun, beredar kabar bahwa tongkat kepemimpinan ISIS telah berganti sebelum Baghdadi terbunuh. Pengganti Baghdadi itu disebut bernama Abdullah Qardash, mantan pejabat militer Iraq. Dia disebut memimpin ISIS sejak bulan lalu. Namun, Hisham Al Hashemi, pakar ISIS dari Iraq, meragukan kebenaran kabar itu. Alasannya, tidak ada pengumuman di situs dan kanal ISIS.

Menurut CBS News, kematian Baghdadi menjadi pukulan berat bagi ISIS. Selama ini Baghdadi merupakan kekuatan moral bagi petarung ISIS. Hisham mengatakan, ada dua kandidat yang bisa meneruskan tongkat pemimpin ISIS. Yakni, Abu Othman Al Tunsi dan Abu Saleh Al Juzrawi.
Tunsi merupakan warga Tunisia yang mengepalai majelis syura di ISIS. Majelis tersebut bertugas layaknya badan legislatif organisasi. Sedangkan Juzrawi merupakan pemimpin komite delegasi, badan eksekutif ISIS. ”Tapi, mereka juga belum tentu diterima. Sebab, mereka bukan warga Iraq atau Syria,” ungkapnya. Tak banyak yang tahu tentang dua sosok tersebut. Karena itu, Hashemi menilai kepemimpinan mereka bisa disambut dengan perpecahan.

Abu Bakar Al Baghdadi yang dikabarkan tewas.

Sementara itu, Max Abrahms, profesor di bidang sains politik di Northeastern University, mengatakan bahwa pergantian pimpinan ISIS bukan masalah pelik. Menurut dia, struktur ISIS lebih bersifat desentralisasi. ”Saat Bin Laden meninggal, pertanyaan itu relevan. Tapi, kelompok jihad yang sudah punya birokrasi bisa bertahan jika pemimpin mereka mati,” tegasnya.

Selain dua nama tersebut, sebenarnya ada satu orang lagi yang disebut punya kans menggantikan Baghdadi. Dia adalah Abu Hasan Al Muhajir, juru bicara ISIS. Namun, Muhajir dikabarkan tewas tak lama setelah kematian Baghdadi.

New York Times melansir bahwa Muhajir tewas saat berusaha kabur dengan menumpang truk pengangkut minyak. Namun, konvoi yang terdiri atas pikap dan truk itu disergap saat melewati Desa Ayn Al Bayda, Kota Jarablus. ”Ini adalah kerja sama antara intel SDF dan tentara AS,” ungkap Mazloum Abdi, petinggi tentara SDF, kepada Al Jazeera.

Menurut The Guardian, operasi melacak sang hantu, julukan Baghdadi, tidak melalui satelit atau teknologi lain. Justru agen rahasia Iraq yang paling berjasa. Sebab, pertengahan September lalu mereka mengamankan warga Syria yang pernah menyelundupkan saudara Baghdadi. Mereka bekerja sama dengan sang penyelundup serta keponakan Baghdadi terkait lokasi dan rute yang akan dilalui. Informasi itu lalu diteruskan ke CIA. ”Kamis sore presiden dan saya diberi tahu bahwa Baghdadi ada di sebuah kompleks di Idlib,” ujar Wakil Presiden AS Mike Pence kepada CBS News. (JPG)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy