Presiden Jokowi Minta Penundaan Enam RUU – Laman 2 – Kendari Pos
Nasional

Presiden Jokowi Minta Penundaan Enam RUU

Dia juga yakin polemik RUU KUHP bisa diselesaikan. Sehingga dapat segera disahkan. Dikatakan, DPR dan pemerintah memiliki semangat yang sama soal penyelesaian polemik RUU KUHP. Dalam pertemuan itu, Jokowi menyebut ada 14 pasal yang mesti dibahas kembali.

Bamsoet mengakui beberapa pasal dalam RUU KUHP yang menimbulkan polemik di masyarakat. Salah satunya terkait kumpul kebo dalam Pasal 419. “Beberapa waktu lalu ke Bali, banyak kawan saya di Kadin dan HIPMI resah. Karena ada pasal kumpul kebo atau perzinahan, yaitu hubungan tanpa ikatan perkawinan bisa dipenjara,” tukasnya.

Dirinya sudah mendapatkan informasi bahwa beberapa negara telah memberikan travel warning kepada warganya ke Indonesia. Karena takut dikriminalisasi dan dipidana. “Saat ini sekurang-kurangnya ada 14 pasal yang masih pro-kontra. Sehingga masih perlu sosialisasi dan penjelasan yang lebih banyak kepada publik. Pro dan kontra ini disebabkan oleh perbedaan kepentingan dan pemahaman. Kita semua sadar kesempurnaan hanya milik Allah. Kelemahan-kelemahan yang dilakukan dalam menyusun RUU KUHP bisa kita selesaikan melalui MK,” ucap politisi Partai Golkar ini.

DPR, lanjutnya, memahami keinginan Presiden Jokowi yang ingin menunda pengesahan RUU KUHP karena ada beberapa pasal yang dinilai menimbulkan pro-kontra. “Fraksi-fraksi di DPR senada dengan jalan tengah yang diambil. Intinya saya sebagai pimpinan berupaya mengharmonisasi, menyelaraskan antara keinginan pemerintah, dinamika lapangan, dan di DPR,” bebernya. (rh/fin)

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy