Dugaan Korupsi Dana Rutin Dikbud Konawe, Terdakwa Dituntut Lima Tahun Penjara – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Dugaan Korupsi Dana Rutin Dikbud Konawe, Terdakwa Dituntut Lima Tahun Penjara

Tiga terdakwa kasus dugaan korupsi dana rutin Dinas Dikbud Konawe dituntut lima tahun penjara dan denda. Jumlah denda bervariasi. Tampak Gunawan, salah seorang terdakwa dugaan korupsi dana rutin saat mengikuti sidang dengan agenda penuntutan di PN TIpikor Kendari, Senin (16/9)

KENDARIPOS.CO.ID — Setelah beberapa kali ditunda, sidang perkara dugaan korupsi dana rutin Dinas Dikbud Konawe digelar, Senin (16/9). Agenda sidang adalah penuntutan oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Konawe. Terdakwa Ridwan Lamaroa dan Gunawan sama-sama dituntut lima tahun pidana penjara. Hanya saja, denda dan uang pengganti keduanya berbeda.

Selain dituntut lima tahun penjara, Ridwan Lamaroa dikenakan denda Rp.200 juta dan dikenakan uang pengganti sebesar Rp.3,5 miliar. Sedangkan terdakwa Gunawan, selain dapat tuntutan lima tahun, dia dikenakan denda Rp.200 juta dan uang pengganti Rp.1,3 miliar. Terdakwa lainnya, Jumrin Pagala (mantan Kadis Dikbud Konawe) dituntut lima tahun dan enam bulan penjara serta denda Rp. 200 juta.

JPU memberi tuntutan berbeda kepada tiga terdakwa, karena peran mereka berbeda dalam perkara tersebut dugaan korupsi dana rutin. JPU tidak mengenakan uang pengganti kepada terdakwa Jumrin Pagala. Sebab berdasarkan analisis penyidikan, Jumrin tidak menikmati duit dana rutin. Dia hanya dianggap menyalahgunakan kewenangan sesuai jabatannya.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy