Catatan dari English Expo 2019, Oleh : Prof Hanna – Kendari Pos
Kolom

Catatan dari English Expo 2019, Oleh : Prof Hanna

Prof Hanna

KENDARIPOS.CO.ID — Tahun 2017 lalu, di rubrik ini saya menulis satu tema yang menginspirasi masyarakat cendikia. Judulnya: Menjawab Kehawatiran. Tulisan ini terinspirasi, saat saya melihat perdebatan para guru dan praktisi. Mereka menyebut pengajaran Bahasa Inggris di sekolah gagal. Namun, dalam pengamatan saya waktu itu, ternyata tidak demikian adanya. Kemampuan siswa baik SD, SMP dan SMA serta mahasiswa terhadap Bahasa Inggris disampaikan dengan baik dan tepat dalam expo yang setiap tahun dilakukan Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Halu Oleo (UHO).

Seperti tahun sebelumnya, tahun ini kerja sama yang baik antara pimpinan fakultas, jurusan dan mahasiswa Bahasa Inggris menggelar event lebih meriah. Menghadirkan peserta, bukan hanya dari Sulawesi Tenggara, tapi juga dari beberpa provinsi tetangga. Antara lain, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah untuk memeriahkan acara English Expo 2019 ini. Ada banyak kegiatan menarik yang sifatnya akademis antara lain, english debate, story telling, speech, games, unscramble letter, spelling, word challenge, news reporting, public speaking, quiz questions dan scientific writing.

Tak bisa dipungkiri, kegiatan ini memang diperuntukkan bagi mereka yang memiliki kecerdasan ganda. Karena semua sistem yang digunakan adalah standar seperti yang digunakan organsiasi dunia yang melakukan ekspo seperti ini. English debate misalnya menggunakan british Parlementary, sedangkan Spelling menggunaan American style. Teori kecerdasan Ganda (Multiple Intelligences) merupakan teori yang dicetuskan Howard Gardner. Pada dasarnya, teori ini menggabungkan antara potensi-potensi otak kanan dan otak kiri, sehingga potensi tersebut dapat berjalan optimal. Terdapat sembilan jenis kecerdasan dalam tingkat berbeda-beda.

Dalam expo 2019, keterukuran betul-betul menjadi hal utama, khususnya dalam penetuan keputusan. Setiap peserta diberikan waktu yang sangat terbatas untuk menyampaikan gagasannya tanpa menggunakan konsep atau perangkat-perangkat media lainnya. Dia bebas mengemukakan idenya terhadap isu-isu yang diberikan. Demikian juga mengasah keterampilan melalui kemampuan berbahasa Inggris, memadukan keterampilan fluency dan akurasi dengan tata bahasa baku dan diksi yang tepat dalam waktu terbatas dihadapan para dewan juri dan penonton. Selain itu, peserta juga dilatih untuk memberanikan diri berbicara yang baik, benar dan tepat. Terakhir penanaman karakter melalui sikap menghargai dan menjunjung tinggi etika sebagai wujud makhluk sosial yang perlu berinteraksi satu sama lainnya.

Penghelatan kali ini memang menjadi bukti yang tak terbantahkan betapa cendekia-cendekia muda kita begitu menyenagi Bahasa Inggris. Bukan hanya dari peserta didik SD, SMP, SMA tetapi dari Perguruan Tinggi pun memfavoritkan Bahasa Inggris. Salah satu alasan dari mereka adalah Bahasa Inggris adalah career of knowledge dan key of future. Sebagai carer of knowledge Bahasa Inggris telah memberikan peranannya mengantarkan ilmu pengetahuan kepada seluruh cendekia.

Pada era globalisasi saat ini, kemajuan suatu bangsa tidak dapat terlepas dari perkembangan dunia ilmu pengetahuan. Salah satu variabel berkembangnya ilmu pengetahuan adalah adanya kemantapan dan kemapanan dalam berbahasa Inggris. Bahasa merupakan alat komunikasi lingual manusia, baik lisan maupun tulis. Selain itu, bahasa merupakan bagian dari nilai-nilai dan status sosial masyarakat. Bahasa selalu menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari manusia, baik sebagai manusia anggota suku maupun manusia anggota bangsa.

Kondisi inilah para pecinta ilmu pengetahaun melakukan inovasi dalam berbagai hal untuk pengembangan ilmu pengetahuan. Seperti menghadirkan peserta didik dalam konteks expo. Sekolah misalnya, banyak diantara mereka meyakini berdasarkan hasil pengamatannya bahwa ternyata English Expo sangat positif. Hasil pengamatan mereka menujukkan, rata-rata alumni English Expo memiliki nilai ujian ebtanas yang sangat memuaskan dibandingnkan dengan yang lainnya. Demikian juga keterampilan di sekolah, alumni expo selalu menujukkan kemampuan dalam membimbing teman-teman mereka. Paling menonjol adalah sikap dan perilaku yang selalu menujukkan positif thingking dalam mengapresiasi suatu masalah. Dari uraian itu, dapat saya katakan bahwa keseriusan jurusan Bahasa Inggris FKIP Universitas Halu Oleo senantiasa membawa mahasiswanya untuk mewujudkan pendidikan yang berkompetensi melalui program inovasi dan kreativitas. (*)

1 Comment

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy