Bumi Cenderawasih Kembali Memanas – Kendari Pos
Nasional

Bumi Cenderawasih Kembali Memanas

Brigjen Pol Dedi Prasetyo

KENDARIPOS.CO.ID — Dua kerusuhan terjadi lagi di Bumi Cendrawasih. Kali ini terjadi di Wamena, Jayawijaya dan di Expo Waena, Jayapura, Papua, Senin (23/9). Akibat kerusuhan itu tercatat 21 orang tewas, 17 di Wamena dan empat di Waena, Abepura, salah Praka Zulkifli, anggota TNI Yonif 751 Raider.

Karopenmas Divisi humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, kasus kerusuhan di Wamena, Jayapura, Senin (23/9) pagi, telah berhasil ditangani aparat TNI-Polri. Aksi bisa diredam agar tak meluas. “Alhamdulillah sampai hari ini, berdasarkan informasi situasi sudah dikendalikan oleh aparat TNI dan Polri, dan selalu kita imbau dengan melakukan pendekatan sosial dengan menggunakan tokoh gereja, tokoh agama, kemudian para tokoh adat disana termasuk pemerintah daerah untuk tidak terprovokasi dengan sebaran berita hoaks,” kata Dedi di Mabes Polri, Senin (23/9).

Menurut Dedi, kasus kerusuhan ini akibat adanya penyebaran hoaks rasis. “Ya, informasi penyebaran hoaksnya masih sama tentang rasis tetap, tapi yang dikembangkan dengan isu lebih sensitif. Terkait hal itu, saat ini juga langsung didalami akun-akunnya oleh tim Direktorat Siber Bareskrim Mabes Polri,” tuturnya.

Dampak dari kerusuhan yang terjadi, Dedi menyebut belum bisa memberikan secara detail. “Informasi yang saya dapat belum bisa diupdate secara full ya, karena Kapolres belum bisa kami hubungi, karena masih melakukan negosiasi dengan massa agar kejadian tersebut tidak meluas,” ungkap Dedi. “Sementara kerusakan juga belum bisa terklarifikasi, seperti ada beberapa fasilitas publik yang dirusak dan dibakar. Tapi yang terklarifikasi hanya beberapa ruko-ruko, untuk kantor pemerintahan ada juga yang terserang namun belum bisa terklarifikasi yang rusak milik siapa, masih harus kita konfirmasi lebih lanjut,” sambungnya.

Selain itu, Dedi juga mengatakan pihaknya tengah mendalami keterkaitan massa demonstrasi di depan Kampus Universitas Cenderawasih (Uncen) Abepura, Kota Jayapura dengan massa unjuk rasa berakhir anarkis di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. “Yang Universitas Cenderawasih dan Wamena beda, tetapi indikasi keterkaitan didalami aparat,” ujarnya.

Aparat sesuai permintaan Rektor Uncen meredam kericuhan dengan melakukan negosiasi dengan massa mahasiswa yang menduduki auditorium dan mengganggu kegiatan belajar-mengajar di universitas itu.
Massa yang melakukan demo di depan Auditorium Uncen Abepura menuntut pendirian posko untuk mahasiswa Papua yang pulang dari belajar di luar Papua.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy