3 Balon Ketum KONI Ambil Formulir, Musorprov Diagendakan 8 Oktober – Kendari Pos
Olahraga

3 Balon Ketum KONI Ambil Formulir, Musorprov Diagendakan 8 Oktober

KENDARIPOS.CO.ID — Tiga bakal calon Ketua Umum KONI Sultra, resmi mengambil formulir pendaftaran. Mereka, istri Gubernur, Agista Ariyani, Ketua IMI Sultra, Anton Timbang dan Ketua Pengprov Wushu, Achmad Wahab. Anggota Tim 7, Isnain Kimi mengungkapkan, pihak membuka ruang kepada siapa pun yang ingin mendaftar hingga batas proses pengembalian 22 September 2019. “Kami netral. Kalau ada calon yang ingin maju silahkan waktu masih ada,” ujarnya, Kamis (19/9).

Isnain membeberkan, jika telah resmi mengembalikan formulir maka tim 7 akan melaksanakan verifikasi dan validasi berkas bakal calon. Artinya setiap calon harus memenuhi syarat utama terkait dukungan dari cabor dan KONI daerah sesuai aturan yang telah ditetapkan. Jika telah memenuhi kriteria maka langsung ditetapkan sebagai calon ketua KONI periode 2019-2023 melalui rapat pleno. Lalu akan dilakukan pemilihan Ketua pada Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) 8-9 Oktober. “Jadi biar lagi ambil formulir kalau saat mengembalikan tidak mendapat dukungan resmi tentu tidak bisa dijadikan calon,” katanya.

Sementara itu, salah satu calon yang telah mengambil formulir, Achmad Wahab, mengatakan dirinya adalah balon caketum pertama yang menuliskan nama di kertas pendaftaran Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP). Semua berkas persyaratan telah disiapkan. Mantan atlet tinju ini menegaskan hanya dirinya yang 100 persen bisa maju hingga Musorprov. Sebab, tidak ada yang peraturan undang-undang yang bisa menghalangi. Pengalamannya selama 40 tahun berkecimpung di bidang olahraga adalah modal sangat menguntungkan baginya. Segala seluk beluk berbagai cabang olahraga dipahami.

“Saya mencari siapa yang bisa tantang saya? Saya orang pertama yang mengisi list pendaftaran di TPP. Saya tidak terikat posisi yang struktural atau non-struktural yang selalu dibahas terkait undang-undang keolahragaan. Niat saya tulus untuk olahraga selama puluhan tahun,” tegas Achmad Wahab.

Berkaitan dengan persyaratan yang mengharuskan dukungan 30 persen, masing-masing untuk pengurus cabang olahraga dan Pengurus KONI Kabupaten, kata dia, itu adalah peraturan yang dikeluarkan saat RAT beberapa waktu lalu. Padahal, dalam Anggaran Dasar KONI persyaratan itu tidak ada. “Saya berharap peraturan itu, tidak menjadi alasan kedekatan beberapa figur untuk meraih dukungan karena faktor politik. Sejauh ini, saya jelas sudah ada mandat dukungan dari beberapa pengurus cabor dan pengurus KONI Kabupaten. Kalau tidak ada kan, tidak bisa mendaftar dan isi formulir,” pungkasnya. (int)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top