24 Tahun Kendari Pos : Jejak Tiga Windu Menjaga Eksistensi – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

24 Tahun Kendari Pos : Jejak Tiga Windu Menjaga Eksistensi

KENDARIPOS.CO.ID — Kendari Pos merajai rimba informasi faktual dengan kerja keras dan semangat kebersamaan. Tetap eksis di tengah virus pesimisme tumbuh subur dikalangan publik. Hari ini, tepat tiga windu (24 tahun) lamanya, Harian Kendari Pos tekun menggeluti semesta kabar, informasi, jurnalisme dan media. Dalam rentang waktu tersebut Kendari Pos telah menelurkan ide-ide kreatif dalam menunjang pembangunan daerah. Pun, telah melakoni pelbagai peran dalam mempromosikan kebijakan serta program pemerintah daerah dan turut menyambung aspirasi masyarakat.

Menggenapi usia yang ke 24 tahun Kendari Pos merangsek ke pusat jagat industri media lokal dengan lelah dan peluh yang tidak sedikit. Tidaklah mudah mempertahankan eksistensi di tengah desakkan zaman yang semakin disruptif pada segala lini kehidupan. Kerja keras, kebersamaan dan totalitas selalu disumbangkan segenap jajaran Kendari Pos untuk merespon segala tantangan.

Menyimak sepak terjang Kendari Pos menjadi portal media terbesar rujukan publik tak luput dari drama dan hal-hal dilematis ketika berurusan dengan hambatan pada pertengahan 1970-an. Bittikaka bersaudara sebagai arsitek pertama menerbitkan Media Karya. Cikal bakal Kendari Pos masa kini. Seiring perjalanannya, sebagai koran nasional yang berbasis di daerah, tantangan hadir bertubi- tubi. Mulai dari oplah yang rendah, profit tidak sesuai ekspektasi, SDM kurang memadai dan segala keterbatasan fasilitas lainnya.

Beberapa kelemahan itu menyergap pemikiran P.P. Bittikaka sebelum ia bertemu H.M. Alwi Hamu yang saat itu menjabat sebagai Ketua Bawas dan Pengembangan Anak Perusahaan Jawa Pos Media Group yang berbasis di Makassar. Pertemuan itu atas saran dari Dahlan Iskan yang menjabat sebagai Dirut Jawa Pos kala itu. Pertemuan tersebut menghadirkan sejumlah terobosan. Setelah itulah Media Kita menjelma Kendari Pos pada bulan ke sembilan penanggalan masehi. Tepatnya 9 September 1995 Kendari Pos mulai menorehkan tinta emas perjalanannya dibawah bendera Jawa Pos Group. Bermarkas di gedung lancip Graha Pena di Jalan Malik, Kendari.

Kini, era digital memberi ancaman baru. Transformasi media informasi yang beralih ke media berbasis website menumbuhkan pesimisme berbagai kalangan akan kelangsungan hidup koran. Preferensi publik lebih memilih media daring (online) dalam mengakses informasi telah terjawab dengan hadirnya kendaripos.co.id. Tak berhenti sampai disitu, Kendari Pos juga hadir dalam bentuk digital. Dikemas ciamik dalam bentuk e-paper. Platform online memenuhi kebutuhan publik akan derasnya arus informasi yang membanjiri ruang publik, e-paper memberikan kepraktisan dalam mencari informasi dan versi cetak memberikan keutuhan informasi dan menyuguhkan kedalaman berita.

Chairman sekaligus salah seorang pendiri Kendari Pos, HM Alwi Hamu meminta karyawan Kendari Pos tetap kompak dan tumbuh bersama dalam kebersamaan. Alwi Hamu yakin dan percaya, Kendari Pos dalam kepemimpinan Direktur Utama Kendari Pos, Irwan Zainuddin memacu pertumbuhan perusahaan yang terus meningkat. “Selamat HUT Kendari Pos. Mohon maaf saya tak dapat membersamai kalian tahun ini. Tetap jaga kekompakan dan bekerja baik-baik karena hasil yang kalian kerjakan untuk seluruh karyawan Kendari Pos,” ujar CEO Fajar Grup melalui sambungan video call Whatsapp, beberapa waktu lalu.

Lecutan semangat dari bapak Alwi Hamu meningkatkan moral kerja karyawan. Membuahkan hasil. Senti demi senti reputasi Kendari Pos meningkat. Sederet apresiasi level nasional diraih. Sebut saja Indonesia Print Media Award (IPMA), sebuah reputasi pada bidang print media. Telah diraih selama 6 tahun. Penghargaan IPMA diperoleh Kendari Pos dengan membawa metafora bahwa konten yang baik harus didukung desain perwajahan yang memukau.

Sejak Irwan Zainuddin memimpin Kendari Pos sebagai direktur utama, kemasan dan arah pemberitaan Kendari Pos jauh berbeda. Tagline Tuntas Memberitakan dikemas menjadi Santun dan Menginspirasi. Tagline itu selaras dengan perubahan paradigma pemberitaan yang semula bad news is good news menjadi good news is the best news. “Mengapa harus mencari aib jika banyak prestasi yang bisa diberitakan,” ujarnya dalam sebuah kesempatan.

Tentu tanpa mengabaikan peran media sebagai fungsi kontrol. Menyajikan informasi keberhasilan pembangunan atau prestasi sebuah lembaga adalah bentuk kontrol media yang bisa menginspirasi masyarakat. Kendari Pos menerapkan prinsip itu sejak dinakhodai Irwan Zainuddin yang ditopang kehadiran Direktur Kendari Pos, La Ode Diada Nebansi. Kendari Pos terus berevolusi sejalan dengan perkembangan teknologi dan informasi.

Dirgahayu Kendari Pos, tetap santun dan menginspirasi dalam menyajikan berita. (agr/din)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top