Surunuddin Optimis Masuk Tiga Besar Nominator Anugerah Budhipraja – Kendari Pos
Konawe Selatan

Surunuddin Optimis Masuk Tiga Besar Nominator Anugerah Budhipraja

KENDARIPOS.CO.ID — Konawe Selatan (Konsel) masuk 7 besar nominator kabupaten penerima anugerah Budhipraja tahun 2019. Penghargaan ini diselenggarakan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti). Anugerah Budhipraja diberikan atas prestasi Pemkan terkait kinerja dalam memperkuat inovasi di wilayahnya, menggunakan alat ukur Indeks Daya Saing Daerah (IDSD).

Surunuddin Dangga

Informasi masuknya Konsel sebagai nominasi berdasarkan surat Direktur Sistem Inovasi Kemenristekdikti. Konsel satu-satunya dari Sultra yang masuk nominasi. Adapun daerah lain adalah Kabupaten Toli-Toli, Kota Bandung, Bogor, Kulon Progo, Luwu Utara dan Wonogiri. Kepastian terpilihnya Konsel juga terkuak saat Bupati Surunuddin Dangga untuk mengikuti tahapan selanjutnya. Yakni, pemaparan dihadapan Dewan Juri pada Selasa (30/7) di Gedung BPPT Kemenrsitekdikti di Jakarta.

“Kami optimis Konsel bisa masuk tiga besar,” ujar Surunuddin Dangga, Bupati Konsel, kemarin. Hasil pemaparan itu, lanjut dia, akan diumumkan pemenangnya pada puncak acara Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) ke-24 di Denpasar – Provinsi Bali, 28 Agustus 2019 mendatang. “Infonya akan dihadiri langsung Presiden,” jelasnya.

Kepala Bagian Humas Pemkab Konsel, Muh.Taufik Amin Lar yang ikut mendampingi bupati di Jakarta menambahkan, dalam paparannya dihadapan juri, Bupati Konsel menyampaikan strategi pengembangan inovasi daerah. Kata dia, tujuannya untuk mendorong terwujudnya Desa Maju Konsel Hebat. Yakni, mendorong inovasi untuk pertumbuhan daerah, menjalin kolaborasi antara akademisi, business, dan government communities (ABG+C). Juga meningkatkan produk unggulan daerah yang memberikan nilai tambah, produktivitas dan daya saing daerah. Serta ketersediaan infrastruktur digital untuk pengembangan inovasi daerah.

“Pemkab Konsel juga mendorong terciptanya transparansi tata kelola APBD, perbaikan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Serta peningkatan SDA dan SDM, mendorong lahir dan tumbuhnya perusahaan pemula berbasis teknologi dan membangun budaya inovasi melalui kreativitas manusia, organisasi dan sistem,” tambahnya. Direktur Sistem Inovasi Kemenristekdikti, Ophirtus Sumule mengatakan, hasil penilaian dewan juri sesuai pendalaman klarifikasi yang dipaparkan masing-masing keapal daerah. Selanjutnya, akan disampaikan pada rapat pleno Kemenristekdikti. Penganugerahan pemenangnya pada acara Harteknas di Bali. “Ini diberikan untuk mengapresiasi prestasi Pemprov, Pemkab/kota dalam penguatan sistem inovasi daerah,” imbuhnya. (b/kam)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top