Pertamina Gelar Operasi Pasar, Ribuan Warga Ngantri Gas Elpiji di Pomalaa – Kendari Pos
Kolaka

Pertamina Gelar Operasi Pasar, Ribuan Warga Ngantri Gas Elpiji di Pomalaa

KENDARIPOS.CO.ID — Keluhan masyarakat Kolaka terkait kelangkaan dan mahalnya tabung gas elpiji tiga kilogram (kg) langsung direspon oleh pemerintah setempat. Selasa (6/8), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat bersama Pertamina menggelar operasi pasar di Kantor Kecamatan Pomalaa. Ribuan warga terlihat rela mengantri untuk mendapatkan tabung bersubsidi tersebut. Plt Kepala Disperindag Kolaka, Muhammad Azikin mengatakan operasi pasar ini akan digelar selama lima hari yaitu 6-10 Agustus di lima kecamatan yaitu Pomalaa, Baula, Wundulako, Kolaka dan Latambaga. Ia berharap kegiatan tersebut mampu memenuhi kebutuhan elpiji masyarakat menjelang hari raya idul adha.

Suasana antrian warga yang membeli tabung gas elpiji 3 kilogram pada operasi pasar yang digelar oleh Disperindag Kolaka dan Pertamina di Kantor Camat Pomalaa.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk menstabilkan harga di pasaran. Biar gas elpiji tiga kg yang disembunyikan oleh para spekulan itu tidak laku karena mahal. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat juga menjadi tahu bahwa tabung bersubsidi ini tersedia dan cukup untuk masyarakat di Kabupaten Kolaka,” ujarnya.

Sales Executive LPG Sultra, Arnaldo Andika Putra menuturkan operasi pasar ini dilakukan untuk menstabilkan harga. Selain di Kolaka, pihaknya juga melakukan operasi pasar di Kendari. “Untuk Kolaka sendiri, ada lima kecamatan. Setiap kecamatan ada dua titik lokasi operasi pasar. Di masing-masing titik itu disediakan sebanyak dua truk atau 1.120 unit tabung yang dijual sesuai harga eceran tertinggi yaitu Rp 17.900,” ungkapnya.

Pelaksanaan operasi pasar di daerah otorita Ahmad Safei ini sambungnya, dilakukan berdasarkan permintaan dari Disperindag Kolaka. Di sisi lain, daerah ini juga merupakan salah satu wilayah barometer perekonomian di Sultra. “Kami berharap, dengan adanya operasi pasar ini maka masyarakat dapat dengan mudah memperoleh elpiji 3 kg untuk persiapan memasak dalam rangka menyambut hari raya Idul Adha,” tuturnya. Seperti diberitakan sebelumnya, elpiji ukuran tiga kg di Kolaka mengalami kelangkaan. Sejumlah pangkalan di Bumi Mekongga kehabisan stok. Sehingga, untuk mendapatkan tabung bersubsidi tersebut, masyarakat harus membeli ke pengecer dengan harga Rp 35 ribu per tabung. (b/fad)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top