Lapas Kendari Belum Steril dari Narkoba, Oknum Sipir Terancam Dipecat – Kendari Pos
Hukum & Kriminal

Lapas Kendari Belum Steril dari Narkoba, Oknum Sipir Terancam Dipecat

KENDARIPOS.CO.ID — Pengawasan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIa Kendari perlu diperketat lagi. Sebab, belum steril dari peredaran narkoba. Faktanya, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra baru saja membongkar penyeludupan narkotika jenis sabu yang melibatkan oknum sipir Lapas Klas IIa Kendari. Oknum sipir yang ditangkap tim BNNP dibawah pimpinan Kompol Anwar Toro bernama Kaharudin. Dia tertangkap membawa paket sabu.

Oknum Sipir Lapas Kendari Kaharuddin (hitam) saat diringkus.

Penangkapan dilakukan di rumahnya, tepatnya di jalan Brigjen Joenoes, Bypass, Kecamatan Kadia, Kota Kendari. Saat dibekuk, Kaharudin mengaku berencana membawa paket sabu dan ganja kepada dua narapidana di dalam Lapas Klas IIa Kendari. Kedua Narapidana tersebut bernama Talis dan Arman.

“Kami masih lakukan pengembangan kasus ini. Kami akan buru jaringan pengedarnya. Termasuk narapidana dalam Lapas,” ungkap Adishak Ray, Humas BNNP Sultra, kemarin.

Menurut dia, Kaharudin memang seorang pegawai Lapas Klas IIa Kendari. Saat ini, dia masih dalam pemeriksaan BNNP Sultra. “Dia (Kaharudin) akan mengantar dua paket jenis Narkoba yakni, Sabu 14 gram dan ganja seberat 16 gram di Lapas,” jelasnya. Lanjut dia, paket ini telah diatur Arman dan Talia dari dalam Lapas. Sementara tugas Kaharuddin membawa sabu tersebut di Lapas. “Kami sedang mendalami, dimana dia dapatkan sabu tersebut,” ujarnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, dua narapidana yang ada di Lapas juga sudah dimintai keterangan. Bahkan, dua handphone milik keduanya telah disita BNNP. “Kedua barang itu diperlukan, guna mengetahui percakapan antara dua narapidana dan Kaharudin sebelum menyeludupkan sabu ke dalam Lapas,” terangnya. Sementara itu, Kepala Lapas Klas IIa Kendari, Abdul Samad Dama membenarkan kabar tersebut. Kata dia, pelaku yang diamankan tersebut adalah satuan regu penjagaan di Lapas Klas IIa Kendari. “Ini menjadi tantangan buat kami untuk semakin memaksimalkan pengawasan supaya Lapas steril dari narkoba,” tegasnya.

Kadiv Pemasyarakatan Kemenkumham Sultra, H. Muslim mengatakan, BNNP terus berkordinasi untuk melakukan pengembangan kasus ini. Terutama menyangkut keterlibatan pihak lain. Kata dia, Lapas siap membantu mengungkap jaringan pengedar narkoba. “Kedua narapidana bernama Arman dan Talis sudah diperiksa BNNP. Keduanya memang narapidana narkotika,” ungkapnya.

Muslim menambahkan, Kaharudin adalah seorang petugas sipir senior yang telah bertugas selama 18 tahun. Dia punya catatan buruk sebelumnya. Tahun 2017 lalu, Kaharudin terlibat penyeludupan handphone di Lapas Klas IIa Kendari, sehingga harus menjalani sanksi administrasi. Muslim mengaku, tidak pernah main-main pada kasus narkoba. Saat ini, status sipir tersebut sudah di nonaktifkan. Pihaknya akan mengusul ke pusat supaya diproses. “Kalau pemecatan, ada prosedurnya. Kita mengusulkan dulu,” imbuhnya. (b/ade)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy