Komisaris Tambang Pra Pradilan, Polda Sarankan Tersangka DPO Menyerahkan Diri – Kendari Pos
Hukum & Kriminal

Komisaris Tambang Pra Pradilan, Polda Sarankan Tersangka DPO Menyerahkan Diri

KENDARIPOS.CO.ID — Sidang praperadilan yang diajukan Ririn Merinova, tersangka yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus penipuan dan penggelapan duit Rp 3,7 miliar milik PT Duta Nikel Indonesia telah dimulai, Kamis (1/8) di Pengadilan Negeri Kendari. Sidang dengan agenda pembacaan materi gugatan itu dipimpin oleh Hakim, Andri Wahyudi.

Dihadapan majelis hakim, Komisaris PT Duta Tambang Gunung Perkasa Ririn melalui Kuasa Hukumnya Rizal Hadju mengatakan perkara yang diusut penyidik Polda Sultra, tidak seharusnya masuk dalam tindak pidana. Tudingan PT Duta Nikel Indonesia yang menganggap kliennya melakukan penipuan, itu tidak benar.

Menurutnya, sebelum adanya surat yang menginstruksikan agar penyidik memperbaiki berita acara pemeriksaan (BAP) dalam waktu 30 hari. Isi surat tersebut, berkaitan dengan perkara kliennya. Apabila dalam waktu 30 hari tidak ada perbaikan, maka kasus ini dihentikan penyidikannya. “Seharusnya, penyidik melihat isi surat tersebut. Tidak ada tindak pidana yang dilakukan klien saya,”tutur Rizal Hadju di Pengadilan Negeri Kendari.

Sementara itu, Polda Sultra punya alibi lain terkait kasus ini. Kuasa Hukum Polda, Muhamad Rijal mengatakan bahwa kasus ini sudah dalam berproses di Polda Sultra, sejak Januari 2019 dan tidak ada kesimpulan untuk penghentian penyidikan. Kasus ini bagi Rijal sudah dilakukan tiga kali gelar perkara. Apalagi saat ini sudah dinyatakan P21 oleh Pihak Kejaksaan Tinggi Sultra. Berkasnya sudah lengkap, tersangka sudah ditetapkan sebagai DPO.

Dia menyarankan agar Ririn menyerahkan diri dan tidak menghalang-halangi kepolsian. Karena, proses penyidikan yang dilakukan polisi sudah sesuai prosedur. Rijal berharap agar hakim dapat mempertimbangan pengajuan prapradilan ini dan profesional. Katanya, sesuai dengan surat edaran Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2018, adanya larangan upaya hukum prapradilan, jika seseorang menjadi DPO.

Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhardt mengatakan, Ririn masih belum juga menyerahkan diri. Pihaknya masih melakukan pencarian kepada tersangka dengan status DPO. Jika ditemukan, pihaknya akan melakukan perlimpahan tahap II ke Kejati Sultra. “Sebagai lanjutan proses hukum yang kami lakukan. Namun,tetap kami hormati upaya hukum yang dilakukan,”katanya

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy