Elpiji Langka dan Mahal di Kolaka, DPRD : Ini Ada Permainan Oknum – Kendari Pos
Kolaka

Elpiji Langka dan Mahal di Kolaka, DPRD : Ini Ada Permainan Oknum

KENDARIPOS.CO.ID — Kelangkaan dan tingginya harga tabung gas elpiji tiga kilogram (kg) telah sampai ke telinga DRPD Kolaka. Ketua Komisi III DPRD Kolaka, Hasbi Mustafa meminta agar aparat penegak hukum segera turun tangan untuk mengatasi masalah tersebut. Sebab menurutnya, kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg di Bumi Mekongga terjadi karena adanya permainan oknum. “Ini jelas ada permainan. Jadi kami meminta aparat kepolisian segera turun tangan untuk menindak pelakunya. Supaya keresahan ini segera berakhir di masyarakat,” kata Hasbi saat dihubungi Senin (5/8).

Ilustrasi Elpiji

Legislator Hanura ini mengatakan, harga tabung gas bersubsidi itu telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dengan tujuan agar masyarakat kelas menengah ke bawah dapat menjangkaunya. Olehnya itu, ia meminta aparat kepolisian selaku pihak yang memiliki kewenangan untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum distributor atau pangkalan yang bermain curang. “Seharusnya aparat ini bisa mencegah agar ini tidak terjadi. Masalah ini sudah berulang terjadi setiap jelang hari raya. Kasihan masyarakat menengah ke bawah kalau ini dibiarkan terus terjadi,” tuturnya.

Pemerintah daerah melalui instansi terkait sambungnya, seharusnya mencari stategi atau solusi untuk menyelesaikan persoalan kelangkaan tabung elpiji tiga kg. Apalagi kata dia, masalah tersebut merupakan masalah yang sudah sering terjadi. “SKPD terkait masalah ini seperti Disperindag dan lain-lainnya itu seharusnya bisa menyelesaikan persoalan ini. Karena pak bupati sudah memberikan mereka kewenangan untuk mengatasi masalah ini. Jadi kalau masalah ini masih saja terjadi, maka kami menyarankan kepada Bupati Kolaka untuk segera mengevaluasi kinerja kepala SKPD nya,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, elpiji ukuran 3 kilo gram di Kabupaten Kolaka mengalami kelangkaan. Sejumlah pangkalan di Bumi Mekongga kehabisan stok. Sehingga, untuk mendapatkan tabung bersubsidi tersebut, masyarakat harus membeli ke pengecer dengan harga Rp 35 ribu per tabung. (b/fad)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top