Disparmudora Konkep Gagas Pembuatan Oleh-oleh Khas Daerah – Kendari Pos
Konawe Kepulauan

Disparmudora Konkep Gagas Pembuatan Oleh-oleh Khas Daerah

KENDARIPOS.CO.ID — Konawe Kepulauan (Konkep) memiliki banyak potensi wisata. Eksotime pesona alam berjuluk Bumi Kelapa sangat memukau baik wisata bahari, air terjun dan lainnya. Untuk lebih mengenalkan Konkep, Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparmudora) setempat menggagas pembuatan abon sebagai oleh-oleh khas daerah Pulau Wawonii.

Pelatihan pembuatan abon di aula Perikanan Konkep, Rabu (7/8). Disparmudora setempat menggagas pembuatan abon sebagai oleh-oleh khas daerah Pulau Wawonii.

Untuk mewujudkan niat baik itu, Disparmudora Konkep mengelar pelatihan pembuatan abon di aula Perikanan Konkep, Rabu (7/8). Pelatihan ini diikuti ratusan emak-emak dan pelaku usaha kecil. Tidak hanya sekedar melatih panganan yang akan menjadi khas daerah, namun juga merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kreatifitas warga yang bernilai ekonomis.

Sekretaris Disparmudora Konkep, Suparman mengatakan kegiatan ekonomi kreatif ini ini harus terus dikembangkan. Itu dilakukan, agar sejalan dengan pengembangan destinasi wisata yang ada di Bumi Kelapa itu. Karena setiap wisatawan yang adatang di Wawonii, bukan hanya menikmati keindahan alamnya saja. Tetapi ada hasil karya ekonomi kreatif yang bisa dijadikan cendra mata seperti pernak pernik dan pembuatan abon.

“Pariwisa dan ekonomi kreatif tidak bisa lepas. Jadi pelatihan ini dilakukan untuk memacu semangat ibu-ibu dalam berkreasi untuk menciptakan ekonomi kreatif. Nantinya, Disparmudora akan membantu mempromosikan hasil ekonomi kreatif melalui pameran, restoran dan kegiatan lainya,” kata Suparman saat membuka pelatihan ekonomi kreatif kemarin.

Kepala Bidang (Kabid) Ekonomi Kreatif (Ekraf) Disparmudora Konkep, Jumin mengatakan kegiatan pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui pariwisata dengan mengandalakan sumber daya manusia (SDM) yang kreatif. “Pelatihan sekarang ini, kami mengajarkan pembuatan abon dari telur. Karena selama ini yang kita tahu, abon itu dibuat dari ikan dan daging. Kami ingin menciptakan mental kreatif, inovatif dan mandiri pada diri masyarakat dan memberikan dampak sosial yang positif bagi masyarakat. Paling tidak, dapat mengurangi angka kemiskinan dan jumlah pengangguran,” kata Jumin. (b/san)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy