Soal Dugaan Korupsi Dikbud Konawe : Saksi Mengaku Tak Terima Duit, Dipaksa Tanda Tangan Bukti Penerimaan – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Soal Dugaan Korupsi Dikbud Konawe : Saksi Mengaku Tak Terima Duit, Dipaksa Tanda Tangan Bukti Penerimaan

KENDARIPOS.CO.ID — Sidang kasus dugaan korupsi dana rutin pemeliharaan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe tahun 2016 kembali digelar di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Kendari, kemarin. Agendanya, masih seputar pemeriksaan saksi. Kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan 14 saksi. Mereka semua adalah mantan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di Dikbud Konawe.

Banyak fakta menarik terungkap dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Andri Wahyudi, SH., tersebut. Diantaranya, semua saksi satu suara, bahwa anggaran rutin pemeliharaan kantor Dikbud melekat di UPTD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe. Hanya saja, duit pemeliharaan dana rutin tersebut, tidak pernah disalurkan ke-UPTD masing-masing. Besarannya masing-masing Rp 17 juta.

Kesaksian itu disampaikan mantan Kepala UPTD Pondidaha, Dewi Saranani. “Duit sebanyak Rp 17 juta tak pernah kami diterima. Namun, laporan pertanggungjawabannya dibuat seolah-olah ada. Kami baru tahu bermasalah setelah ada laporan pemeriksaan dari BPK, Yang Mulia Hakim,” kata Dewi Saranani

Laman: 1 2 3 4

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy