Siapkan Penerbangan Murah Rute Domestik – Kendari Pos
Ekonomi & Bisnis

Siapkan Penerbangan Murah Rute Domestik

ILustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Rapat Koordinasi Tingkat Menteri mengenai Evaluasi Kebijakan Penurunan Tarif Angkutan Udara yang digelar di kantor Kementerian Perekonomian memutuskan, pemerintah dan pihak terkait akan menyediakan penerbangan murah rute domestik pada setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu, antara pukul 10.00 hingga 14.00 (waktu lokal).

“Diberikan diskon 50% dari Tarif Batas Atas (TBA) harga tiket pesawat,” kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono, kemarin. Biaya penerbangan murah ini, menurut Susiwijono, akan ditanggung bersamaan oleh maskapai, pengelola bandara, penyedia bahan bakar, dan airnav. “Kami berkomitmen untuk tetap menyediakan penerbangan murah bagi masyarakat. Terkait Jadwal flight dan sharing cost secara spesifik akan dibahas kembali di rakor yang akan datang,” katanya.

Senada dengan Susiwijono, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Gatot Trihargo menegaskan, sharing cost tidak akan mengorbankan sisi safety dari AirNav, maskapai, maupun pengelola bandara.
Susiwijono menambahkan, sejak diputuskannya rencana penurunan tarif LCC (Low Cost Carrier) pada Rakor tanggal 20 Juni 2019, rata-rata harga tiket pesawat maskapai Lion Air terhadap TBA turun dari 54,2% menjadi 42,7%, atau secara persentase penurunan harga tiketnya mencapai 11%.

Dengan nilai tarif Lion Air yang telah mencapai 42,7% dari TBA dan Air Asia yang mencapai 38,3% dari TBA, dapat disimpulkan bahwa harga tiket pesawat maskapai LCC kelas ekonomi yang melayani penerbangan domestik di Indonesia dapat bergerak dibawah 50% TBA.
Sebagaimana diketahui, kenaikan harga tiket pesawat sejak bulan November 2018 memang mempengaruhi jumlah penumpang angkutan udara domestik. Tercatat, Jumlah penumpang angkutan udara domestik JanuariMei 2019 mencapai 29,4 juta orang atau turun 21,33 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 37,4 juta orang.

“Jumlah penumpang terbesar tercatat di Soekarno Hatta-Jakarta mencapai 7,2 juta orang atau 24,50 persen dari keseluruhan penumpang domestik, diikuti Juanda-Surabaya 2,3 juta orang atau 7,94 persen,” terang Susiwijono. Untuk itu, dalam rakor evaluasi TBA itu Pemerintah bersama seluruh pihak terkait sepakat untuk menjamin ketersediaan penerbangan murah bagi masyarakat, akan disediakan penerbangan murah setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu dengan jam keberangkatan antara pukul 10:00-14:00 (waktu lokal berdasarkan masing masing bandara).

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan tarif angkutan udara tidak lagi menjadi salah satu penyebab inflasi karena pada periode Juni 2019 menjadi salah satu komponen penyumbang deflasi. “Tarif angkutan udara sudah mulai turun dan memberikan sumbangan deflasi 0,04 persen,” kata Suhariyanto di Jakarta, kemarin.

General Manager Lion Air Kendari, Hendra mengaku masih menunggu keputusan pusat, dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI dengan maskapai penerbangan. “Sampai saat ini kami belum menerima kebijakan diskon tiket pesawat, terkait kapan berlaku? Dan rute mana saja yang dapat diskon,” ujar Hendra saat dihubungi via selulernya, Selasa (2/7).

Lanjut dia, sampai saat ini, pihaknya hanya memberlakuakn harga tiket dibawah Tarif Batas Atas (TBA) yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 20 Tahun 2019. Ia mencontohkan, misalnya saat ini harga tiket pesawat rute Kendari – Jakarta tarif batas atasnya Rp 2.450.000,- kini dibanderol hanya Rp 2.003.000. ” Sebenarnya harga yang kami tetapkan itu sudah paling murah dibandingkan tahun sebelumnya. Hanya saja, menjadi viral dimedsos karena ada postingan dari konsumen yang tidak puas dengan pelayanan kami,” katanya.

Ia pun secara tegas menepis anggapan bahwa pihaknya menaikan harga tiket pesawat secara sepihak. Padahal menurutnya, yang berubah itu adalah TBA dan TBB. Selain itu, ia juga menepis isu bahwa Lion kini ditinggalkan penumpangnya akibat harga tiket yang mahal. “Bukan ditinggalkan, hanya waktu itu daya beli masyarakat saja yang kurang. Buktinya sekarang jumlah penumpang kami normal kembali,” ungkapnya. Ia pun berharap, dengan adanya kebijakan diskon tiket pesawat 50 persen ini, masyarakat yang ingin bepergian semakin diringankan biaya perjalanannya. “Mudah-mudahan rute Kendari kebagian diskon tiket pesawat,” imbuhnya. (ags/ful)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy