Selama Pemasangan Jembatan, Sistem Satu Arah Diberlakukan di Pohara – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Selama Pemasangan Jembatan, Sistem Satu Arah Diberlakukan di Pohara

KENDARIPOS.CO.ID — Sistem one way (satu arah) atau buka tutup, bakal diberlakukan di jalur Trans Sulawesi, tepatnya di jalur Pohara, Kabupaten Konawe. Hanya di jam-jam tertentu, masyarakat diperbolehkan melintas. Pemasangan jembatan darurat (Bailey) oleh Satker Perencanaandan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Sultra, jadi alasan utama rencana sistem rekayasa lalu lintas tersebut diberlakukan.

Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) 2.2 Satker P2JN Sultra, Rudi Rachdian mengatakan, untuk sementara waktu, jalur Pohara akan diberlakukan sistem buka tutup, sampai jembatan Bailey selesai dikerja. Olehnya itu, pihaknya telah mengajukan surat izin penutupan ruas jalan tersebut kepada pihak terkait. Kepada Bupati Konawe, Dinas Perhubungan Sultra serta Direktorat Lalu Lintas Polda Sultra. “Kami baru bersurat tadi (kemarin, red) ke mereka. Mudah-mudahan bisa segera dijawab secepatnya supaya kita berlakukan buka tutup jalan, sesuai waktu yang telah disepakati,” kata Rudi Rachdian, kemarin.

Ia juga menjelaskan, jembatan Bailey yang dipasang di Pohara, memiliki ukuran panjang 102 meter dan lebar 4 meter. Jembatan rangka baja itu, lanjutnya, merupakan bantuan yang diberikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI sebagai induk Satker P2JN Sultra. Ia pun menyebut, pemasangan jembatan Bailey itu sifatnya kondisional. Dalam artian, bisa lewat dari target yang sudah direncanakan sebelumnya. “Saya tidak bisa estimasi waktunya. Bisa 10 hari, bisa juga lewat. Tergantung dari kondisi cuaca yang ada di lapangan,” ucapnya.

Pria yang karib disapa Rudi itu menambahkan, jembatan Bailey menjadi solusi jangka pendek pasca amblasnya jalan di Pohara. Untuk solusi jangka panjang, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) IV Kendari serta pihak Bina Marga Sultra. Bina Marga, lanjutnya, akan memasang proteksi gempuran air sepanjang 125 meter di bibir sungai Pohara, yang berdekatan langsung dengan lokasi amblasnya jalur Trans Sulawesi itu. “Sekarang sementara proses tender (lelang). Yang jelas, masyarakat juga butuh akses jalan. Olehnya itu, kita juga akan bangunkan jembatan titian bagi warga. Apalagi jalur itu juga tempat lewat anak sekolah. Kalau mereka memutar lewat Andepali, lebih jauh lagi,” imbuhnya. (b/m1)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy