Sehari, 400 Ton Sampah Masuk di TPAS Puuwatu – Kendari Pos
Metro Kendari

Sehari, 400 Ton Sampah Masuk di TPAS Puuwatu

KENDARIPOS.CO.ID — Kebersihan Kota Kendari harus terjaga. Warga jangan membuang sampah sembarangan dan sesuai jadwal yang ditetapkan Pemerintah Kota (Pemkot) pada pukul 17.30 hingga pukul 06.00 Wita. Apalagi produksi sampah rumahan sangat tinggi, sedangkan jumlah pasukan kuning terbatas. Setiap hari, sampah yang masuk di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Puuwatu sebanyak 400 ton.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari, Paminuddin Mane, mengatakan pemanfaatan TPAS hingga kini terus dilakukan. TPAS tetap menjadi prioritas bagi penanganan sampah yang menumpuk di Kendari. “Kita juga minta kesadaran masyarakat untuk membuang sampah di bak yang disediakan sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah,” ungkapnya saat ditemui di salah satu hotel ternama di Kendari.

Paminuddin menjelaskan, metode penanganan sampah di TPAS Puuwatu menerapkan sistem buka tutup. Manakala 400 ton sampah masuk TPS Puuwatu per hari, akan langsung ditutup oleh tanah. Dengan begitu, tidak menimbulkan bau menyengat. Namun sebelum itu, hamparan lahan digali menggunakan alat berat, kemudian diisi dengan sampah itu. Setelah dirapikan, lalu ditutup kembali.

“Digali lagi tanah disebelahnya sebagai wadah baru penampungan sampah yang berton-ton tersebut. Begitu siklusnya setiap hari. TPAS itu memang harus terbuka. Mau dibuang di mana sampahnya kalau tertutup. Kenapa selama ini kita tidak ditutup ? Kendalanya, musim hujan. Kalau dipaksa masuk di lokasi penimbunan sampah, truk dan alat berat kita bisa tenggelam,” beber mantan Kabid Perhubungan Darat Dishub Kota Kendari.

Luas lahan yang ada di TPAS Puuwatu saat ini mencapai 18 hektar. Katanya, jumlah itu sudah akumulatif, termasuk penambahan 2 hektar lahan yang dihadiahkan oleh Pemkot Kendari tahun 2019. Dengan luas lahan tersebut, Paminuddin, memproyeksi kapasitas daya tampung sampah di TPAS Puuwatu akan cukup hingga tahun 2029 mendatang. “5 hingga 10 tahun kedepan insya Allah masih bisa. Tahun depan bisa jadi lahannya ditambah lagi, tergantung pak Wali Kota mau mencanangkan atau tidak. Yang kurang saat ini hanya alat berat. Tapi kita harap, mudah-mudahan ada solusi terkait hal itu,” beber Paminuddin. (m1/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy