Politik

Pengelolaan Logistik Pemilu Dievaluasi

Wakil Kepala Biro Logistik KPU RI, Asep Suhlan (tengah) didampingi Sekretaris KPU Sultra, Syafruddin (kemeja putih) serta Kabag Keuangan, Umum dan Logistik, Asri, saat memimpin rapat evaluasi pengelolaan logistik Pemilu 2019, di Hotel Claro Kendari, kemarin.

KENDARIPOS.CO.ID — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar rapat evaluasi pengelolaan logistik Pemilu 2019 di Hotel Claro Kendari, Kamis (11/7). Wakil Kepala Biro Logistik KPU RI, Asep Suhlan, mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka evaluasi seluruh tahapan pengelolaan logistik Pemilu 2019, mulai dari perencanaan, pengadaan, pendistribusian, inventarisasi, hingga rencana penghapusan.

“Kegiatan seperti ini rutin dilakukan setiap selesai Pemilu. Namun, kali ini dilakukan lebih awal karena menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020,” ungkap Asep Suhlan, kemarin. Ia menyebut, keberadaan logistik pascapemilu 2019 harus menjadi perhatian. Sebab, logistik seperti surat suara, baru dapat dihapuskan satu bulan setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden atau satu bulan setelah pelantikan anggota legislatif terpilih. “Untuk itu kita juga mengevaluasi ketersediaan gudang. Paling tidak, keberadaan logistik surat suara tetap terjaga sampai akhir tahun,” bebernya.

Ia berharap, hasil rapat bisa menjadi rujukan untuk perbaikan-perbaikan pengelolaan logistik Pemilu di masa yang akan datang. “Logistik merupakan kunci sukses Pemilu. Sehingga perlu menjadi perhatian serius pimpinan KPU RI, KPU provinsi, terutama satuan kerja di kabupaten/kota,” terangnya. Sementara itu, Ketua KPU Sultra, La Ode Abdul Natsir Muthalib, berharap agar pengadaan logistik kedepannya bisa lebih baik. “Kami banyak belajar dari Pemilu 2019. Apa yang sudah baik sebisa mungkin dipertahankan bahkan ditingkatkan. Adapun yang masih kurang, agar diperbaiki,” tutur Abdul Natsir. Penyelenggaran Pemilu, lanjut dia, perlu didukung oleh ketersediaan logistik yang memadai. Artinya, memenuhi tiga prinsip utama yakni tepat jenis, tepat jumlah, dan tepat waktu.

Tujuan dari pelaksanaan rapat tersebut, sebutnya, yakni untuk mengetahui efektivitas pengelolaan logistik Pemilu 2019. “Apakah sesuai rencana atau tidak. Ini yang akan kita lihat. Untuk itu semua penyelenggara di kabupaten/kota harus terbuka dalam menyampaikan kenyataan di lapangan,” ujarnya. Dengan begitu, kata mantan Ketua KPU Kota Kendari ini, permasalahan dalam setiap pengelolaan logistik saat pesta demokrasi 2019 dapat diketahui. Sehingga, rekomendasi rencana kerja tindak lanjut dalam rangka pengelolaan logistik di Pilkada 2020 dapat dirumuskan dengan baik.

“Di samping mengetahui berbagai kekurangan yang lalu, hasil rapat ini juga akan menjadi dasar perumusan kebijakan pengelolaan logistik pemilu yang akan datang,” urainya. Untuk diketahui, peserta dalam rapat tersebut antara lain Sekretaris KPU kabupaten/kota, Kassubag Umum, Keuangan dan Logistik KPU kabupaten/kota, Operator Sistem Informasi Logistik (Silog) KPU kabupaten/kota. Termasuk Kordiv Teknis Penyelenggaraan KPU Sultra, Iwan Rompo Banne serta Sekretaris KPU Sultra, Syafruddin. (b/m7)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy