Pembangunan Jalan Kendari-Toronipa : Warga Terdampak Diganti Untung – Kendari Pos
Metro Kendari

Pembangunan Jalan Kendari-Toronipa : Warga Terdampak Diganti Untung

KENDARIPOS.CO.ID — Pengerjaan proyek pembangunan jalan wisata Kendari-Toronipa, Konawe akan dimulai, 5 September. Lahan warga yang terkena dampak proyek jalan sepanjang 14,6 kilometer, lebar 40 meter itu akan diganti untung. Pemerintah Provinsi (Pemprov) menyiapkan anggaran Rp 2 triliun dari APBD untuk merealisasikan proyek tersebut. Pembangunan tahap awal, alokasikan anggaran Rp 153 miliar dengan panjang jalan 2,2 kilometer dari arah Toronipa-Kendari.

Asisten II Pemprov Sultra Nur Endang Abbas (tiga kanan), Asisten I Pemkot Kendari Makmur (dua kiri) bersama tim saat sosialisasi pengadaan tanah pembangunan proyek jalan Kendari-Toronipa di Kecamatan Kendari

“Gubernur Sultra, Ali Mazi telah berpesan agar dalam pengerjaannya, dampak terhadap masyarakat harus diminimalisir. Dari awal kami berusaha mendesain agar kegiatan ini tidak terlalu banyak terdampak terhadap masyarakat, wilayah situs-situs sejarah maupun sekolah. Kalau ada terdampak, kami berjanji akan dibangunkan yang sama dan akan lebih baik lagi,” ungkap Asisten II Pemprov Sultra Nur Endang Abbas saat sosialisasi pengadaan tanah untuk pembangunan jalan pariwisata Kendari-Toronipa di Kantor Camat Kota Kendari, Selasa (30/7).

Ketua tim percepatan pembanguan jalan wisata Kendari-Toronipa ini mengatakan pemerintah telah memikirkan semua dampaknya. Lagipula gubernur bertekad mensejahterakan masyarakat. Tapi setiap pembangunan, tentu menimbulkan dampak. Dalam proses menuju yang terbaik pasti ada yang direlakan. “Tapi gubernur menyarankan agar warga yang terdampak diberikan akses yang lebih bagus lagi. Agar mereka tidak merasa pembangunan ini menyengsarakan, namun memang untuk mensejahterakan mereka,” terang mantan Kepala BKD Sultra ini saat diwawancarai Kendari Pos.

Menurutnya, masyarakat sangat setuju dengan pembangunan ini sebab saat ini kawasan itu sudah seperti kota tua. Jarang ada pembangunan berarti. Karena itu, diharapkan ada pembangunan yang lebih baik. Katanya, warga terdampak berharap terpenuhi haknya, situs-situs budaya dan sejarah itu dipertahankan. Mereka juga meminta diberi akses untuk melakukan usaha di Pantai Toronipa. “Dari awal desain program ini demi kesejahteraan masyarakat. Dengan dibangunnya jalan wisata ini, masyarakat sekitar dapat memanfaatkan kondisi ini sebagai upaya peningkatan ekonomi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sultra Hado Hasina mengatakan belum ditentukan tiitk-titik mana saja yang kena dampak pembangunan. Makanya perlu adanya study lingkungan, sebab pembangunan ini diupayakan tidak berdampak pada lingkungan. “Penentuan koordinat kawasan pembangunan sama sekali belum ada. Kemungkinan seminggu atau dua minggu baru akan ditentukan, dan dibuatkan aturannya oleh gubernur. Yang jelas dari segi apapun masyarakat tidak akan dirugikan. Kami membangun untuk masyarakat, tidak mungkin mau merugikan mereka,”jelas Hado. (m2/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy