Mudahkan Pelayanan Informasi, BPJS Kenalkan Aplikasi E-Dabu – Kendari Pos
Metro Kendari

Mudahkan Pelayanan Informasi, BPJS Kenalkan Aplikasi E-Dabu

KENDARIPOS.CO.ID — Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sosialisasikan program dan regulasi baru pada peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) di Hotel Claro Kendari, Selasa (30/7) malam. Giat yang diikuti perwakilan pegawai swasta di Kendari ini, diharapkan bisa memahami dan mengikuti regulasi baru yang telah dikeluarkan JKN-KIS.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kendari, Iwan Kurnia mengatakan, program baru berupa aplikasi bernama E-Dabu (Elektronik Data Badan Usaha) BPJS. Di mana, dalam aplikasi tersebut mempermudah pelayanan informasi bagi para peserta jaminan kesehatan. Kemudian, ada regulasi baru yang harus diterapkan, berdasarkan peraturan presiden No. 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan (Jamkes).

“Itu berkaitan dengan mekanisme integrasi pendaftaran JKN-KIS badan usaha melalui sistem Online Single Submission (OSS), kepada Pekerja Penerima Upah (PPU) badan usaha dan portal bersama BPJS. Semua pasal baru ada dalam perpres itu,” ungkap Iwan Kurnia. Lanjut dia, sebanyak 89,8 persen warga di Sulawesi Tenggara (Sultra) telah mendaftarkan diri pada JKN-KIS. Di mana dari keseluruhan persentase tersebut, sekitar 3,3 persen adalah pendaftar dari program Badan Usaha.

“Tercatat ada 2.347.719 jiwa terdaftar pada program JKN-KIS. Hampir 90 persen masyarakat Sultra telah terdaftar. Walaupun memang masih ada 10,3 persen yang belum punya jaminan kesehatan,” jelasnya. Sehingga dia berharap, adanya keterlibatan semua pihak, guna mendaftarkan seluruh karyawan beserta keluarganya tanpa terkecuali. Juga kata dia, kegiatan yang dilakukan ini bisa meningkatkan hubungan kemitraan berbagai kalangan dengan JKN-KIS.

“Melalui kegiatan ini, semoga teman-teman dari badan usaha yang sudah bermitra dengan kami, bisa selalu memahami kewajiban untuk para karyawan yang bekerja,” katanya. Di kesempatan yang sama, Kepala Seksi (Kasi) Perdata Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sultra, La Ode Amili mengatakan, pihaknya akan mengambil tindakan hukum jika ada oknum yang melanggar peraturan terkait penyelenggaraan JKN. Ia juga menekankan perlunya sinergitas dari berbagai pihak demi suksesnya program tersebut. “Kami berkomitmen melindungi hak-hak para pekerja,” janjinya. Pada kesempatan itu juga, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) komitmen melindungi hak para pekerja disetiap badan usaha di seluruh Sultra. (b/m6/m7).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy