KPK Endus Dugaan Rasuah Tambang di Sultra – Kendari Pos
Nasional

KPK Endus Dugaan Rasuah Tambang di Sultra

Ilustrasi tambang

KENDARIPOS.CO.ID — Carut marut pengelolaan tambang di Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi pembicaraan hangat saat peluncuran hasil evaluasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Transparency International Indonesia (TII) di Jakarta, kemarin. Lembaga anti rasuah itu mengendus adanya potensi korupsi (rasuah) dalam urusan pertambangan. “Ada kasus besar di daerah (Sultra,red). Kalau dilihat, dugaan korupsinya tidak jauh dari persoalan pertambangan,” ungkap Budi Santoso, Dewan Penasihat KPK, kemarin.

Menurutnya, kasus baru (potensi korupsi) yang ada di Sultra tidak kalah fantastis dengan korupsi pengadaan e-KTP. Kerugian yang terjadi akibat korupsi pertambangan tersebut mencapai triliunan rupiah. “Di Konut kan pernah bupatinya ditangkap KPK. Kerugian negara mencapai Rp 2 triliun lebih. Makanya, Sultra menjadi perhatian KPK,” jelasnya.

Sebelumnya, KPK sudah menggarap dua mantan petinggi di Sultra berkaitan dengan persoalan pertambangan. Pertama, mantan Gubernur Sultra Nur Alam. Mantan Ketua DPW PAN Sultra ini didakwa bersama-sama dengan Kepala Bidang Pertambangan Umum Dinas ESDM Sultra Burhanuddin dan Direktur PT Billy Indonesia Widdi Aswindi memberikan persetujuan Pencadangan Wilayah Pertambangan, Persetujuan IUP Eksplorasi dan Persetujuan Peningkatan IUP Eksplorasi menjadi IUP Operasi Produksi kepada PT Anugerah Harisma Barakah (AHB). Kegiatan itu dinilai merugikan keuangan negara sebesar Rp 1,5 triliun.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy