Jalan Belum Diaspal, Warga Konut Hirup Debu – Kendari Pos
Konawe Utara

Jalan Belum Diaspal, Warga Konut Hirup Debu

KENDARIPOS.CO.ID — Beberapa tahun belakangan ini, masyarakat Desa Tanjung Laimeo, Laimeo, Wawoluri dan Desa Alo-alo, Konawe Utara berkawan akrab dengan debu. Menghirup debu jalanan yang masuk ke dalam rumah sudah menjadi pemandangan lumrah lantaran ruas jalan yang membentang di desa itu belum tersentuh aspal. Pemkab Konawe Utara (Konut) bukannya tidak tahu. Tapi baru tahun ini ruas jalan itu menjadi prioritas pengaspalan.

Ruas jalan di Desa Laimeo Kecamatan Sawa belum tersentuh aspal. Selama beberapa tahun, warga desa akrab dengan debu yang beterbangan. Tahun ini, Pemkab Konut akan memuluskan beberapa ruas jalan dengan polesan aspal.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pemkab Konut, Majenuddin menuturkan paket proyek pengaspalan ruas jalan itu telah dilelang. “Ada tiga ruas jalan yang akan diaspal. Yakni ruas jalan Desa Tanjung Laimeo, dan Laimeo melingkar sampai di pasar Kecamatan Sawa. Panjangnya sekira satu kilometer lebih,”ujarnya, Kamis (25/7).

Selain ruas jalan Laimeo, ruas jalan di Desa Wawoluri juga akan dipoles aspal. Bentangannya sekira dua kiloimeter. Termasuk ruas jalan di Desa Alo-alo Kecamatan Lembo. “Kalau di Alo-alo sekira satu kilometer lebih yang akan diaspal,” ungkap mantan dosen di Universitas Lakidende (Unilaki), Unaaha itu.

Anggaran pengaspalan tiga ruas jalan itu bersumber dari dana alokasi khusus (DAK). Sayangnya, Majenuddin mengaku tak tahu pasti besaran anggaran masing-masing ruas jalan yang akan diaspal. “Anggarannya saya tidak tahu persis. Tapi paket proyek sudah dilelang. Tinggal aksi di lapangan saja,” ujarnya. Pemkab Konut tergerak memuluskan ruas jalan itu sebagai upaya menyahuti aspirasi masyarakat yang disampaikan saat musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) kecamatan dan kabupaten. (min/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top