Istri Aditya Minta Suaminya Dimaafkan, Polisi Temukan Jaket Berlumuran Darah – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Istri Aditya Minta Suaminya Dimaafkan, Polisi Temukan Jaket Berlumuran Darah

KENDARIPOS.CO.ID — Rasa duka mendalam dirasakan keluarga korban pembunuhan Abu Saila alias Aditia, ASN Pemprov Sultra sekaligus Presenter TVRI Sultra. Usai proses pemakaman Aditia, Senin (22/7/2019), istri Aditia, Yulianti Yunus didampingi anaknya Muhammad Raihan Daffa dan Muhammad Adly hanya duduk terdiam di ruang tengah rumah duka Desa Ambaipua, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Yulianti terlihat murung, wajahnya pucat, ia hanya mengusap air mata. Ia tak menyangka bila suami tercinta akan dibunuh. Sepanjang hari, ia lebih banyak diam, ia mengaku masih syok. Yulianti memeluk keluarga dan beberapa orang yang datang melayat. Ia meminta agar kesalahan suaminya dimaafkan. “Maafkan om Adit, kalau ada salahnya,” pinta Yulianti.

Aparat saat datang dilokasi penemuan korban. (Dok/Kendari Pos)

Adik Kandung Aditia , Hj. Asri Yulita merasa kakaknya difitna ihwal berita miring yang beredar di medsos. Ia meminta untuk tidak mempercayai berita negatif tentang kakaknya. Katanya, kakaknya adalah orang baik, tak pernah pergi bersenang-senang. Keluar rumah bila ada pekerjaan menjadi master of ceremoni (MC). “Kalau tidak ada job MC, beliau selalu bersama anak dan istrinya di rumah. Saya tahu betul sifat kakak saya,” ungkapnya.

Menurutnya, klaim pelaku dilecehkan adalah sebuah bentuk kebohongan dan upaya dari pelaku untuk menghindari hukuman yang lebih berat. Ia berharap, pelaku pembunuhan agar dihukum seberat-beratnya karena telah menghilangkan nyawa seseorang dengan sengaja dan sudah direncanakan. “Saya harap pelaku dihukum seberat-beratnya. Kalau perlu di hukuman mati,” pintanya. Kakak korban, Justawan sangat sedih atas kematian adiknya. Dia merasa perbuatan pelaku, adalah perbuatan yang biadab dan tidak wajar dilakukan oleh manusia. Meski sedih, kata dia, semua keluarga tetap mengikhlaskan kepergian adiknya itu. Justawan meminta pihak kepolisian memberikan hukuman berat kepada pelaku, sesuai dengan perbuatannya.

Saat ini Polres Kendari masih mandalami kasus pembunuhan yang diduga dilakukan Achfi Suhasim di Jalan Syech Yusuf, Kelurahan Korumba Kecamatan Mandonga, Minggu (21/7). Polisi telah memeriksa terduga pelaku. Keterangan Achif kepada polisi berubah. Awalnya kepada polisi, Achfi mengaku membuang parang yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban ke Teluk Kendari. Namun polisi menemukan barang bukti berupa parang ditemukan dalam got, di Jalan Merpati.

Polisi juga menemukan jaket pelaku yang berlumuran darah di Jalan Kakatua, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari. Meski begitu, Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Diki Kurniawan mengatakan keterangan pelaku masih tetap sama. Barang bukti sudah diamankan di Polres Kendari. Termasuk kendaraan yang digunakan korban saat itu. Diki menuturkan, usai menghabisi korban, pelaku menyimpan kendaraan di pinggir jalan, lalu pulang dengan menumpangi taxi online. Pelaku diancam dengan pasal 351 ayat 3 junto 338, dan juga pasal 340 KUHP tentang penganiayaan hingga menyebabkan nyawa seseorang hilang. (ags/ade/dan/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy