Garbarata Jawab Ketimpangan di Sultra : Tingkatkan Daya Saing, Benahi Sektor Perhubungan – Laman 2 – Kendari Pos
Garbarata

Garbarata Jawab Ketimpangan di Sultra : Tingkatkan Daya Saing, Benahi Sektor Perhubungan

Genjot Pembangunan, Wujudkan Interkoneksi Simpul Transportasi
-Bandar Udara, Terminal dan Pelabuhan

Dalam mewujudkan daya saing wilayah, Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra bertekad mewujudkan interkoneksi seluruh simpul dan ruas transportasi. Untuk itulah, bandar udara, pelabuhan dan terminal yang menjadi pintu gerbang harus terkoneksi. Instrumen ini menjadi bagian penting dalam membuka akses, menghubungkan aktivitas produksi masyarakat yang bernilai ekonomi.

Kepala Dishub Sultra, Hado Hasina mengatakan strategi pembangunan yang dicanangkan Pemprov Sultra pun untuk memacu pembangunan di wilayah daratan dan kepulauan merupakan hal yang bisa diwujudkan. Namun, tentu membutuhkan interkoneksi simpul transportasi, sehingga misi meningkatkan daya saing wilayah dapat benar-benar diwujudkan.

Interkoneksi perhubungan telah dimulai. Di Kendari, interkoneksi antar moda telah menghubungkan Bandara Haluoleo dengan Pelabuhan Kendari New Port yang berlokasi di Bungkutoko (Koridor I). Kemudian, Bandara Haluoleo dengan Pelabuhan Rakyat di Kota Lama Kendari sampai dengan Pelabuhan Penyeberangan Bajoe di Kecamatan Soropia.

“Seperti yang saya katakan interkoneksi ini juga menghubungkan dengan destinasi wisata yang berada di Kendari yakni Pulau Bokori ( Koridor II) dan menghubungkan dan terakhir Bandara Haluoloe dengan Terminal Darat Baruga dan Puwatu (Koridor III),” jelasnya.

Sektor pariwisata kata dia, akan mendapatkan efek dari meningkatnya aksesibilitas akibat terbangunnya simpul transportasi. Selama ini, aksesibilitas menjadi permasalahan utama dalam mengembangan berbagai lokasi wisata daerah, karena umumnya lokasi destinasi yang terpencil dan terisolasi. Ia lalu mencontohkan interkoneksi beberapa destinasi wisata yang berlokasi di Kota Kendari seperti destinasi wisata Toronipa dimana terdapat Pulau Bokori, Pantai Toronipa, dan Toli-Toli.

“Dengan fasilitas terminal khusus penyeberangan yang telah dibangun (dermaga Bajoe) akan memungkinkan kawasan wisata Toronipa ini terhubung (menjadi satu paket wisata) dengan kawasan wisata di Pulau Labengki (Konawe Utara), Pulau Saponda dan Pulau Hari (Konawe),” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Hado juga mengharapkan agar terbangunnya simpul transporasi dapat menstimulir bangkitnya sektor-sektor lainnya. “Namun, hal itu tentu membutuhkan usaha sungguh-sungguh dan tekad untuk bekerja bersama, untuk saling melengkapi antar sektor. Sehingga cita-cita menjadikan Sultra sebagai provinsi yang aman, maju, sejahtera dan bermartabat dapat benar-benar kita wujudkan bersama,” ujarnya.

Meski simpul transportasi telah terbangun cukup banyak, namun masih membutuhkan bentuk perhatian khususnya dari sisi kelengkapan sarana prasarana. Kelengkapan sarana prasarana tersebut dimaksudkan agar moda transportasi yang sudah dibangun selama ini dapat berjalan secara optimal.

Saat ini, Pemda terus membangun bekerjasama dengan berbagai pihak untuk melengkapi berbagai sarana dan prasarana yang dibutuhkan di setiap simpul transportasi tersebut. “Ketersediaan sarana dan prasarana akan menjamin inter-koneksi antar moda transportasi yang ada, khususnya kenyamanan, kelancaran dan keselamatan para pengguna jasa transportasi,” pungkasnya. (b/yog)

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy