Politik

Digugat, Putusan KPU Muna Bisa Berubah

Kubais

KENDARIPOS.CO.ID — Hasil pemilihan umum (Pemilu) calon anggota legislatif (Caleg) di Kabupaten Muna menjadi salah satu materi yang akan disidangkan Mahkamah Konstitusi (MK). Perkara tersebut diajukan Caleg Partai Gerindra, Ahmad Tahir La Toa yang meminta MK membatalkan keputusan KPU Muna. Ia menganggap ada penggelembungan suara yang menguntungkan rekan separtainya.

Caleg DPRD Muna nomor urut 3 daerah pemilihan VI itu memerkarakan hasil perhitungan pada 7 TPS di Desa Mantobua, 5 TPS Desa Liangkabori dan 1 TPS Desa Lagasa. Ia menyebut suara Caleg Gerindra nomor urut 5 Muhammad Ilham Tang naik 10 suara dari seharusnya hanya 22 suara di di lima TPS Desa Liangkabori. Karena penggelembungan itu, dirinya kalah sembilan suara secara keseluruhan dari perolehan suara Ilham Tang.

“Demikian pula di TPS di Desa Mantobua dan Lagasa, banyak penggelembungan,” kata Ahmad Tahir La Toa, melalui Kuasa Hukumnya Abdul Rajab. Iapun melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi untuk menggugat keputusan Komisi Pemilihan Umum Kab. Muna Nomor 539/PL.01.8-Kpt/7403/Kab/V/2019 tentang hasil rekapitulasi perolehan suara calon anggota DPRD Muna tahun 2019. Dirinya meminta MK membatalkan penetapan suara di 13 TPS tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy