Diduga Ada “Mafia” Lahan di Stadion Lakidende, Kasatpol PP : Kami Siap Bongkar – Kendari Pos
Metro Kendari

Diduga Ada “Mafia” Lahan di Stadion Lakidende, Kasatpol PP : Kami Siap Bongkar

KENDARIPOS.CO.ID — Berdirinya bangunan 18 kepala keluarga di seputaran Stadion Lakidende telah direspon Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra. Saat ini Pemprov belum melakukan tindakan penertiban atau pembongkaran dengan alasan masih menempuh langkah persuasif. Disinyalir ada “mafia” lahan Lakidende. Sebab warga yang membangun rumah itu berdalih telah membeli tanah dan tahap pembuatan sertifikat.

Rumah yang dibangun di Seputaran Stadion Lakidende.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sultra (Dispora), Jaya Bakti, mengatakan lahan yang dipakai membangun itu adalah bukan objek sengketa selama ini. Mereka membangun tepat di aset pemerintah. “Kami sudah melakukan langkah persuasif dengan mendatangi mereka satu persatu. Serta telah melakukan penyuratan, namun hingga kini mereka belum juga mengindahkan imbauan itu,” terangnya. Selain itu, pihaknya telah meminta warga segera meminta uang mereka kembali pada orang yang berdalih pemilik lahan. Sebelum yang bersangkutan melarikan diri dan tidak mengembalikan duit warga. Sebab, lahan ini resmi milik Pemprov.

“Persoalan ganti rugi, Pemprov tidak tahu soal itu. Mereka harus konsultasi pada pihak yang memperjual belikan tanah milik Pemprov. Jadi sebelum warga benar-benar merugi. Segera hentikan pembangunan dan minta pengembalian uang pada orang yang memperjual belikan aset Pemprov itu. Apalagi bila imbauan Pemprov tidak juga diindahkan, maka akan dilakukan tindakan hukum serta akan ada penggusuran,”terangnya.

Sementara itu, Kabag Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Pemprov Sultra, I Nengah Suaryo mengatakan, setelah memperoleh surat dari Dispora, pihaknya langsung berkonsultasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Sehingga segera membuat surat untuk segera dilakukan pertemuan terhadap orang-orang yang melakukan penerobosan aset Pemprov.

“Pertemuan itu akan diupayakan minggu ini, oleh pihak BPKAD, Karo Hukum, Karo Pemerintahan, Dispora serta Pol PP. Hal ini agar warga yang menggunakan aset Pemda tidak terlalu merugi dengan kondisi ini,”ungkapnya. Sementara itu, Kasat Pol PP Sultra, Arijalu mengatakan tetap menunggu hasil dari pertemuan nanti. Yang jelas, pihaknya siap melakukan pembongkaran atau penertiban bila telah diminta. “Karena tugas pokok kami melaksanakan penertiban-penertiban dan penyelamatan aset Pemprov,” terangnya saat dihubungi. (m2/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy